Sinar Mas Dirikan Posko Pengobatan Korban Asap

Syarief Oebaidillah
16/10/2015 00:00
Sinar Mas Dirikan Posko Pengobatan Korban Asap
(ANTARA/FB ANGGORO)
PERUSAHAAN produsen pulp dan kertas APP Sinar Mas mendirikan posko pengobatan peduli asap di kawasan padat penduduk Kelurahan Ogan Baru, Palembang, pada 13-18 Oktober 2015.

Sejauh ini, sbanyak 150 warga telah memanfaatkan posko kesehatan untuk memeriksakan kesehatan dan mendapatkan obat-obatan secara gratis.

Melalui rilis kepada pers di Jakarta, hari ini, Ketua Tim Kesehatan dari Rumah Sakit Eka Hospital, dr Subianto mengatakan sebagian besar pasien mengeluhkan kondisi saluran pernapasan.

"Jika diperhatikan seksama dan secara rata-rata, sebagian besar pasien menderita infeksi saluran pernapasan sedang, belum akut. Ada yang sudah akut tapi hanya satu hingga dua orang saja. Kemudian sakit lainnya yakni iritasi mata dan alergi kulit," ungkap Subianto.

Kondisi infeksi saluran pernapasan ini, menurut Subianto, sebagian besar menimpa balita dan batita, serta lansia.

"Persoalannya,  penyakit ini agak sulit disembuhkan karena anak kecil biasanya menelan dahak, sementara lansia kesulitan mengeluarkan dahak," ujarnya.

Terkait kondisi cuaca yang belum membaik saat ini, ia mengingatkan warga tetap menggunakan masker dalam kegiatan di luar rumah. Warga juga diminta sedapat mungkin menghindari aktivitas pada pagi dan sore hari karena kabut asap terbilang lebih pekat.

Subianto memberikan tips jika warga terkena infeksi harus minum obat karena dapat membantu sekitar 30 persen. Namun yang terpenting adalah pencegahan karena dampaknya mencapai 50 persen.

"Pencegahan ini seperti minum suplemen, contohnya minum vitamin C yang harganya tidak terlalu mahal," cetusnya.

Selain membangun posko di Palembang, APP Sinarmas juga melakukan kegiatan serupa di kawasan Sungai Baung, Ogan Komering Ilir.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar posko, Temu,41, mengaku terbantu dengan adanya posko untuk mengobati anak balitanya yang menderita batuk dan pilek akibat kualitas udara yang memburuk.

Begitupun Masnamah,65, mengatakan juga merasa terbantu dengan  keberadaan posko untuk mengobati penyakit batuk yang dideritanya. (Q-1)







Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya