PENCETAKAN kartu sakti, yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dipastikan selesai pada tahun anggaran 2015.
''Saya dan Dirut BPJS hadir ke sini, untuk memastikan pencetakan selesai pada tahun anggaran 2015. Sekaligus meninjau kapasitas produksi PT Pura Smart sebagai pemenang untuk pencetakan kartu tersebut,'' ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melalui rilis yang diterima Media Indonesia pada Senin (12/10) usai monitoring ke pencetakan kartu PT Pura Barutama, Pati, Jawa Tengah, Minggu (11/10).
Ia menyatakan kemampuan pencetakan per hari mencapai 800 ribu kartu dan berdasarkan komitmen konsorsium bisa ditingkatkan hingga 1 juta kartu. Dari awal, mekanisme pencetakan menggunakan sistem ban berjalan. Begitu data terverifkasi dan tervalidasi, langsung dicetak dan didistribusikan.
''Insya Allah proses distribusi bisa selesai akhir November, sehingga bisa sampai di tangan masyarakat mudah-mudahan tidak melewati 15 Desember,'' harapnya.
Ia menjelaskan untuk distribusi dilakukan oleh PT Pos Indonesia ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil, terluar, tertinggal, pegunungan, serta daerah-daerah kepulauan.
''Distribusi dilakukan dengan segala fasilitas yang ada. Misalnya, untuk pegunungan di Papua harus dibawa dengan pesawat,'' ucapnya.
Sejak dilaunching Presiden Joko Widodo, program kartu sakti sudah dicetak lebih dari 20% atau sekitar 25 juta lebih dari total pemegang KKS 88,2 juta. (H-2)