Lembaga Kemanusiaan Dompet Dhuafa (DD) menargetkan menyebar 22 ribu hewan kurban ke berbagai pelosok di Tanah Air pada Idul Adha 1436 H. Selain itu, akan didistribusikan ke beberapa negara.
Aktivitas penyebaran ini bergulir melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) sejak tahun 1994 yang kini memasuki tahun ke 23.
"THK menjadi puncak panen para peternak lokal mitra pemberdayaan DD sebab pasokan ternak program THK berasal dari mitra pemberdayaan di Tanah Air," kata Direktur Eksekutif DD Yuli Pujihardi pada acara dialog media menyongsong Idul Adha 1436 H, hari ini.
Dikatakan, melalui program THK daging kurban tersebar di 17 provinsi dan 182 kabupaten serta 469 kecamatan dan 1.166 desa kepada masyarakat tidak mampu.
Sedangkan untuk luar negeri, tahun ini DD menyalurkan hewan kurban ke Mindanao (Filipina) dan Gaza (Palestina). "Hewan kurban ke Gaza yang akan disalurkan adalah unta," cetusnya.
Guna memudahkan masyarakat donatur berkurban, DD menyiapkan layanan dengan kanal perbankan, kerja sama e-commerce, Qurban Goes to School, dan 50 counter di berapa mal, perkantoran, dan pusat belanja.
Bagi ekonom Hendra Saparini, gerakan DD ini layak diapresiasi, khususnya oleh pemerintah bahwa organisasi masyarakat dapat berperan serta membantu pengentasan kemiskinan. "Contohnya DD mampu memberdayakan mitra masyrakat melalui Kampung Ternak Nusantara (KTN) dengan terbangunnya komunitas peternakan rakyat," ujarnya hari ini.
Kordinator KTN Ajat Sudrajat menambahkan pihaknya berhasil memberdayakan masyarakat sebanyak 24.827 Kepala Keluarga dan meningkatkan pendapatan mereka per bulan. Selain itu KTN berhasil melembagakan peternak menjadi 16 koperasi, tiga paguyuban dan kelompok ternak.
"Kepemilikan aset ternak per Kepala Keluarga juga meningkat menjadi 5-50 ekor kambing dan 2-7 ekor sapi," pungkasnya. (Q-1)