Mensos Sebut Kekerasan Seksual Anak Lelaki Meningkat
Lukman Diah Sari
30/8/2015 00:00
(--(ANTARA/Zabur Karuru))
Dalam kunjungannya ke Surabaya, Jawa Timur guna merayakan Hari Anak Nasional, Menteri Sosial Khofifah Indar Prawansa sebut, kekerasan seksual terhadap anak kian meningkat. Khususnya ke anak laki-laki.
"Untuk kekerasan seksual, jumlah lelaki yang mendapat kekerasan lebih banyak," ujar Khofifah di halaman Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (30/8).
Mensos tak sebarang sebut, menurutnya data kenaikan kekerasan seksual terhadap anak itu merupakan data yang dimiliki lembaganya hingga sekira Juni 2015 kemarin.
"Kecenderungan kenaikan ini, berdasarkan data yang kita punya," jelasnya.
Tak hanya secara seksual yang terus alami kenaikan. Kekerasan fisik dan psikologi juga dialami anak-anak.
"Di Kemensos di sektor kekerasan kita melihat ada kekerasan fisik dan psikologi dan seksual. Seksual jumlah anak lelaki yang dapat kekerasan lebih banyak," ulasnya.
Selain itu, kekerasan terhadap anak pun juga dilakukan oleh orang tua tanpa disadari. Lantaran banyak orang dewasa yang memaksakan pandangan mereka, ke anak.
"Orang dewasa ini memonopoli tafsir. Padahal orang dewasa harus masuk pada pola pikir anak-anak, dan berikan perlindungan terhadap anak," tukasnya.
Dia mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo, saat Hari Anak Nasional beberapa waktu lalu untuk melindungi dan bahagiakan anak Indonesia.
"Pesan Presiden, lindungi dan bahagiakan anak-anak Indonesia. Lindungi dari kekurangan gizi, lindungi dari ditelantarkan, lindungi dari diskriminasi, dan bahagiakan anak-anak," ucapnya. (Q-1)