Dampak Kekeringan akan Terasa Hingga Maret Tahun Depan
Iqbal Musyaffa
17/8/2015 00:00
(ANTARA/Dedhez Anggara)
Ketua Komite Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir mengatakan dampak dari musim kering tahun ini akan terasa hingga Maret 2016.
Menurutnya, data dari BMKG sejumlah negara seperti Indonesia, Jepang, AS, dan Australia mengatakan musim penghujan baru akan datang di bulan Desember 2015. “Sekarang kita sedang mempersiapkan musim tanam penghujan. Sehingga diperkirakan baru akan terjadi panen raya di bulan Maret tahun depan,†ujarnya ketika dihubungi, Senin (17/8).
Akan tetapi, meskipun masih dalam kondisi kekeringan, saat ini masih ada panen di beberapa lokasi meskipun kurang maksimal. “Ada yang panennya kurang 1-2 ton. Kondisinya sangat bervariatif.â€
Selain itu, saat ini ada sekitar 1 juta ha lahan persawahan di seluruh Indonesia yang terjamin pasokan airnya untuk ditanami padi pada bulan Oktober mendatang. “Untuk tanam di Oktober kemungkinan di Januari tahun depan akan ada panen.â€
Winarno juga mengatakan belum ada data dari BMKG yang mengatakan musim kemarau akan berlangsung hingga pergantian tahun ke 2016. “Kalaupun kemarau berlangsung hingga 2016 itu sangat berbahaya. Tapi saya kira tidak akan selama itu.â€
Saat ini kondisi ketersediaan padi masih aman meskipun diakuinya sangat berat bagi petani akibat dampak dari musim kemarau.(Q-1)