Kemendikbud Lepas 32 Pelajar ke World Skills Competition Brazil
Syarief Oebaidillah
05/8/2015 00:00
(MI)
SEBANYAK 32 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Indonesia bertolak ke Sao Paulo, Brazil, mengikuti World Skills Competition (WSC).
Mereka dilepas Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen Kemendikbud Hamid Muhammad dan Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud Mustaghfirin Amin di Kemendikbud, Jakarta, Selasa sore (4/8).
Dalam sambutannya, Hamid Muhammad mengingatkan bahwa tahun ini kompetisi WSC ke 43 itu semakin ketat dengan peserta 75 negara.
"WSC kompetisi dunia paling bergengsi bidang vokasi. Kalian berangkat bukan lagi atas nama sekolah namun negara. Tunjukkan skill kalian yang terbaik," kata Hamid.
Ia berpesan agar pelajar Indonesia mampu menjaga mental dengan baik dan sportif dalam kompetisi. Selain itu menjaga kesehatan dengan baik.
"Mental kita hrus kuat jangan kalah sebelum bertanding sebab dulu kita pernah punya tim kuat namun kalah hanya gara gara jatuh mental," cetusnya.
Mustaghfirin Amin menambahkan WSC tahun ini terdiri 30 bidang lomba dan ada tiga bidang yang diunggulkan Indonesia. Yakni bidang teknologi informasi dan komunikasi, manufaktur, serta jasa servis.
"Kita berharap dan berdoa semoga delegasi pelajar kita mampu berkompetisi dengan sportif untuk menghasilkan yang terbaik," kata Mustaghfirin.
Salah seorang tim leader yang mendampingi ke Brazil Robiatul Adawiyah mengaku pihaknya telah berupaya sebaik-baiknya memberi latihan persiapan pelajar ke WSC.
"Insya Allah kita mohon doa masyrakat Indonesia semoga tim pelajar kita dapat mengikuti semua jenis lomba dengan baik dan fokus,"kata Robiatul yang juga dosen STP Trisakti Jakarta.
WSC merupakan kompetisi tingkat dunia yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil. Pada tahun ini, jumlah negara yang ikut adalah 75 negara.
WSC sudah diselenggarakan sejak tahun 2004 dan kali ini dilaksanakan pada 11-15 Agustus 2015 di Brazil.
Adapun di tahun ini, Indonesia mengirim 30 bidang lomba yang pesertanya merupakan siswa SMK yang sudah melewati seleksi ketat dari mulai Lomba Karya Siswa (LKS) daerah, LKS Nasional, ASEAN Skill Competition dan Competitor hasil seleksi oleh industri. Hasilnya, 32 anak tersebut terpilih untuk mengikuti ajang World Skills.
Bidang lomba dalam ajang tersebut di antaranya adalah mekatronik, desain teknik mesin (CAD), pemodelan prototipe, aplikasi software dan teknologi informatika, pengelasan, jaringan TI, dinding dan lantai ubin, pemasangan batu bata, perpipaan dan pemanasan, elektronika, web desain, pemasangan listrik, industrial control, robotic ponsel, pembuatan cabinet, bengkel, perhiasan, tata busana, teknologi fashion, teknologi automobile, tata boga, servis restoran, teknologi desain grafis, patisserie, perbaikan karoseri, budidaya bunga, pengecatan mobil, rekayasa plastik dan terapi kecantikan.
Salah satu peserta, Teguh, dari SMKN Pati mengaku siap berlomba di Brazil. "Saya akan berlomba dengan konsentrasi dan menjaga mental agar fokus ketika lomba,"pungkasnya. (Q-1)