Apresiasi dan Penghargaan bagi Kontingen Indonesia SWOG 2015
Fetry Wuryasti
05/8/2015 00:00
(ANTARA/Muhammad Iqbal)
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi dan memberikan penghargaan bagi kontingen Indonesia yang telah berjuang mengharumkan bangsa pada perhelatan akbar Special Olympics World Games (SWOG) 2015, dari 25 Juli -2 Agustus di Los Angeles, Amerika Serikat.
“Alhamdulillah berkat sinergi antarkementerian/lembaga kontingen Indonesia bisa meraih prestasi pada perhelatan SWOG 2015 di Los Angeles, Amerika Serikat, †kata Menteri Sosial Khofifah melalui rilis yang diterima Media Indonesia saat menyambut kontingen Indonesia di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Terminal 2 D, Cengkareng, Tangerang Banten, Selasa (4/8).
Dengan bangga kontingen Indonesia mempersembahkan 19 emas, 12 perak dan 5 perunggu. Hal itu merupakan hasil perjuangan panjang, ada Soina, tim asistensi, pelatih, pendamping, semua pihak terkait lainnya.
“Perolehan medali 19 emas, 12 perak dan 5 perunggu merupakan hasil lebih baik dibandingkan pertandingan tingkat dunia empat tahun lalu, †tandasnya.
Bagi atlet yang pernah ikut pada pertandingan olahraga dunia tidak diikutkan lagi. Dikarenakan untuk memberi kesempatan atlet lainnya ynag belum pernah mengikuti kejuaraan tingkat dunia.
“Atlet yang pernah mengikuti pertandingan di luar negeri tidak diikutkan lagi, sebagai upaya memberi kesempatan bagi atlet lainnya yang belum pernah, †ucapnya.
Ke depan, tantangan dan persaingan olahraga tingkat dunia semakin ketat. Karena itu, agar terus mamaksimalkan ikhtiar untuk berlaga di perhelatan dunia lainnya, seperti winter games, summer games dan sebagainya.
“Jelas tantangan ke depan jauh lebih ketat dalam pertandingan olahraga tingkat dunia, †katanya.
Perjuangan panjang kontingen Indonesia, mulai dari persiapan, dikarantina selama dua bulan. Bahkan, saat Idul Fitri pun mereka tidak pulang dan terus mematangkan pelatihan.
Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan apresiasi. Sedangkan, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyediakan bonus, bagi peraih medali emas Rp200 juta, perak Rp50 dan perunggu Rp30 juta. (Q-1)