Sempat tertunda karena kendala teknis, 210 peserta International Olympiad of Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2015 kembali melaksanakan tes observasi, Rabu (29/7), di kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Berdasarkan hasil diskusi team leader, tes observasi ke-2 ini terdapat perubahan jadwal tes.
Jika sebelumnya tes observasi dibagi menjadi 3 jenis tes wajib dan 1 tes cadangan, maka tes cadangan yakni planetarium dirubah menjadi tes wajib sehingga para peserta IOAA harus melaksanakan 4 jenis tes yaitu tes naked eye, small telescope, main telescope dan planetarium.
"Selain menguji, tes planetarium dilakukan agar mereka mengetahui kondisi langit selatan, seperti Indonesia yang akan menjadi objek di tes main telescope selanjutnya," kata Dhani Herdiwijaya, Juri IOAA 2015.
Tes planetarium dilaksanakan di Hotel Manohara, terdiri dari tujuh sesi. "Pembagian sesi tersebut karena hanya ada 2 planetarium yang digunakan. Satu planetarium berdiameter 5 meter yang maksimal diisi oleh 15 orang peserta," lanjut Dhani. Para peserta diberi waktu 20 menit berada di planetarium mini.
Tes observasi dilanjutkan dengan main telescope di Lapangan Lumbini, kompleks Candi Borobudu. Tes main telescope ini terdiri dari enam sesi.
Sebelumnya para panitia dan juri diresahkan oleh kondisi langit berawan yang mengancam tes main telescope tidak akan dilaksanakan.
"Langitnya tidak stabil, masih berawan. Idealnya tes bisa dilakukan saat langit cerah," kata Widya Sawitar, Juri IOAA 2015. Namun saat malam, awan tebal berangsur menghilang, hingga peserta bisa melaksanakan tes main telescope.
Untuk tes main telescope, panitia IOAA 2015 menyiapkan 47 unit teleskop Barride Optic A-102. Sebelumnya mereka telah melakukan persiapan atau percobaan meneropong menggunakan teleskop Barride Optice A-102 di hari ke-2 berada di Indonesia.
Namun, Wildan Hidayat, salah satu asisten juri yang mengurus persiapan tes main telescope mengingatkan kepada peserta bahwa tes observasi malam ini akan sulit.
“Tes observasi malam ini akan sulit karena cahaya bulan terlalu terang sehingga objek yang dicari sulit ditemukan.†kata Wildan.
Setelah tes observasi berakhir, para peserta akan menghadapi tiga tes lainnya yakni, tes teori, analisis data, dan kompetisi tim di kemudian hari. (Q-1)