Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta siap mendukung dan melakukan pembinaan Politeknik Harapan Bersama Tegal untuk mendirikan Program Studi Diploma Tiga (Prodi-D3) Perhotelan dalam menopang pembangunan pariwisata setempat.
Kesepakatan tersebut dicapai pada Roadshow STP Trisakti yang berlangsung di Kota Pekalongan,Jawa Tengah, Rabu (29/7).
Pada acara itu hadir Direktur Program Vokasi STP Trisakti Fachrul H Habibie, di dampingi Sekretariat Pasca Sarjana STP Trisakti Endang Budiarti dan Direktur Politeknik Harapan Bersama Tegal MC Chambali dan Ketua Yayasan Harapan Bersama Khafdillah. Turut hadir AB Susanto, Deputy Director for Administration, SEAMEO-SEAMOLEC. SEAMEO SEAMOLEC merupakan institusi yang bernaung di bawah Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara yang bertanggung jawab untuk mengembangkan Pendidikan Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di Asia Tenggara.
Fachrul H Habibie menyatakan prospek pariwisata di Tegal, dengan pertumbuhan hotel yang berkembang memerlukan sumber daya manusia (SDM) Prodi D3 Perhotelan.
"Kami sambut baik permintaan Politeknik Harapan Bersama untuk bekerja sama dengan STP Trisakti.Kami siap melakukan pelatihan dan pembinaan pendidikan yang diperlukan sesuai kebutuhan," kata Fachrul.
Dikatakan, MoU kedua kampus akan ditandatangani bersama pada acara Wisuda STP Trisakti bulan Oktober mendatang di Jakarta.
Chambali mengatakan kampusnya memiliki 5000 mahasiswa dengan tujuh program studi.
"Mengingat pertumbuhan hotel dan destinasi wisata yang terus berkembang di Tegal kami ingin dibantu mendirikan Prodi Perhotelan menopang pariwisata daerah kami.Kami percaya dengan STP Trisakti dapat melatih dan mendidik kepariwisataan tenaga didik kami," cetusnya.
Khafdillah menambahkan Wali Kota Tegal Siti Masita Suparno dan Bupati Tegal Ki Entus sangat mendukung Politeknik Harapan Bersama untuk turut memajukan pembangunan pariwisata di Tegal.
"Kedua pimpinan daerah kami tersebut siap pula menopang kami dalam mendirikan Prodi D3 Perhotelan," ungkap Khafdillah.
Keduanya berharap pada tahun ajaran 2016/2017 pihaknya telah dapat membuka prodi tersebut."Tentu kami segera mengurus perizinan ini ke Kemenristek Dikti," cetus Chambali.
AB Susanto menegaskan pihaknya mendukung kerjasama tersebut dalam mempersiapkan PT menyiapkan SDM terdidik menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Selain itu, untuk proses PJJ kedua kampus dapat melakukannya asalkan tidak bertentangan dengan aturan di Kemenristek Dikti.
"Kita siap memfasilitasi kedua kampus untuk menyelenggarakan PJJ ke depan yang sesuai aturan,"cetus AB Susanto yang pernah menjabat sebaga Koordinator Beasiswa Unggulan Biro Perencanaan Kerja Sama dan Luar Negeri (BPKLN) Kemendikbud.
Dalam kesempatan berbeda Walikota Pekalongan Mohammad Basyir Ahmad. Kedua belah pihak sepakat melanjutkan kerja sama yang telah terjalin tahun lalu dalam pengembangan SDM Pariwisata.
Basyir Ahmad mengaku siap SDM di wilayahnya untuk dididik kepariwisataan tingkat Diploma, S1 dan S2 oleh STP Trisakti.
Dikatakan, Pekalongan telah terpilih dalam jejaring 69 Kota Kreatif tingkat dunia tahun 2014 oleh Unesco memerlukan SDM yang handal dalam kepariwisataan.
"Kami siap melanjutkan kerjasama ini dengan STP Trisakti," kata Basyir.
Konsultan ahli pariwisata Pekalongan,Gaura Manca yang hadir mendukung kerjasama dengan STP Trisakti.Mantan staf ahli kebudayaan Kemendikbud itu berharap Pekalongan dapat lebih maju lagi menyiapkan tenaga kepariwisataan yang telah ada.(Q-1)