Musim Kemarau Tahun Ini Lebih Lama, BNPB Waspadai Ancaman El Nino
Ilham Wibowo
28/7/2015 00:00
( ANTARA FOTO/Aguk Sudarmojo)
KEPALA Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan berdasarkan analisis BMKG dan LAPAN, pada bulan Juli hingga November 2015, kondisi iklim di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan khatulistiwa dipengaruhi El Nino Moderate. Bahkan pada November 2015 akan berpeluang menguat.
"Kondisi ini akan memberikan efek pada tingkat intensitas dan frekuensi curah hujan akan semakin berkurang dan bahkan kemungkinan awal musim penghujan 2015/2016 di beberapa wilayah akan lebih lama," tutur Sutopo dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (28/7).
Sutopo mengatakan dampak El Nino Moderate ini akan mengakibatkan kondisi iklim Indonesia semakin kering dan mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan.
"Kemungkinan awal musim hujan tahun ini akan tiba pada awal Desember. Kebencanaan kemuduran musim kemarau ini dampaknya pada kekeringan, kebakaran pemukiman juga semakin meningkat," tuturnya.
Sutopo menjelaskan wilayah Indonesia yang mengalami efek nyata dari El Nino adalah wilayah di selatan khatulistiwa di antaranya, bagian tenggara wilayah Sumbar, Bengkulu, Jambi, Sumsel, Babel, Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulsel, Sultra, dan bagian baratdaya Maluku.
"Musim kemarau ini akan terjadi hingga akhir November 2015, dan puncak kemarau pada Oktober-November 2015 dibanding tahun 2014 puncak kemarau hanya sampai pada bulan September," jelasnya.
Lebih lanjut Sutopo mengatakan El Nino dan dampaknya pada tahun 2015 akan lebih kecil dibandingkan dengan El Nino 1997. Namun bila dibandingkan dengan kekeringan tahun 2014, kekeringan pada tahun 2015 diprediksi akan parah.
"Di beberapa tempat di Jawa, Bali, NTB dan NTT sudah terjadi kekeringan ekstrem di mana tidak ada hujan lebih dari 2 bulan, seperti di Cirebon dan Majalengka (Jabar), Madiun, Lamongan, Gresik, Malang, Pasuruan dan Bondowoso (Jatim), Buleleng, Bangli (Bali), Pulau Lombok, Sumbawa Besar, Bima (NTB) dan Pulau Sumba, Timor (NTT)," tuturnya. (Q-1)