Pelajar Indonesia Raih 5 Medali Olimpiade Fisika Internasional

Syarief Oebaidillah
15/7/2015 00:00
  Pelajar Indonesia Raih 5 Medali  Olimpiade Fisika Internasional
(--(Dok))

 Delegasi pelajar Indonesia berhasil meraih lima medali pada kegiatan tahunan International  Physics Olympiade (IPhO) atau Olimpiade Fisika Internasional di Mumbai,India.

Acara yang berlangsung sejak tanggal 5-12 Juli 2015  itu di ikuti 86 negara dengan jumlah peserta 650 orang.

Tim IPhO  Indonesia dipimpin Syamsu Rosid dari UI  didampingi anggota tim Bobby E Gunara dari ITB , Rinto Nugraha dari UGM serta Eko Warisdiono dari Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud. Mereka tiba Indonesia pada Senin 13 Juli di Bandara Soeta Jakarta bersama lima delegasi pelajar IPhO.

Kasubdit Kelembagaan dan Peserta Didik, Direktorat Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Suharlan  di Jakarta ,Selasa (14/7), menyampaikan apresiasi terhadap prestasi tim pelajar IPhO tersebut.

"Lima orang delegasi pelajar kita telah maksimal berjuang di IPhO ,mereka masing-masing meraih medali sehingga kita menyabet lima medali di ajang bergengsi Fisika internasional ini," kata Suharlan.

Adapun lima pelajar Indonesia itu antara lain Hugo Herdianto dari SMAK Penabur Gading Serpong Banten meraih satu  perak,Jason Kristiano dari SMAK 5 BPK Penabur Jakarta dengan satu  perunggu,

Jaswin dari SMA Sutomo 1 Medan,Sumatera Utara dengan satu perunggu, Kevin Limanta dari SMA Intan Permata Hati Surabaya satu perak dan Rhesa Edrick Tendean dari SMAN 9 Menado,Sulawesi Utara dengan satu perak.

Menurut Suharlan,dalam IPhO peserta mengikuti tahapan tes Fisika Teori dan Fisika Eksperimen.

Masing-masing tes berlangsung lima jam yang diselenggarakan di Bombay Convention and Exhibition Centre.

Berdasarkan laporan tim IPhO,lanjut Suharlan,kali ini soal teori di dominasi oleh isu Fisika Moderen meskipun ada juga di dalamnya topik-topik mekanika, fisika partikel,fisika termo ,fisika listrik magnet dan intermolekuler.

"Setelah melewati tahapan koreksi dan moderasi oleh tim juri bersama para pembina dari masing-masing negara peserta ditetapkan para peserta yang berhak mendapatkan medali,"ujarnya. Sesuai statua IPhO ada delapan persen peserta mendapat medali emas, 17 persen perak,25 persen perunggu dan 17 persen memperoleh Honorable Mention.

Dalam kesempatan itu,Suharlan menambahkan Indonesia siap menjadi tuan rumah limpiade astronomi (International Olympiad on Astronomy and Astrophysics/IOAA) 2015 di Magelang, Jawa Tengah. Pihaknya menargetkan mendulang emas dalam olimpiade yang berlangsung tanggal  26 Juli-4 Agustus itu."Kontingen Indonesia terdiri atas dua tim. Total ada 10 orang," ujarnya.

Saat ini,42 negara telah meng konfirmasi mengikuti olimpiade bergengsi ini. Menurut Suharlan,saingan terberat olimpiade ini kontingen dari Tiongkok.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya