Ada banyak dugaan penyebab jatuhnya pesawat Hercules C-130 yang mengangkut 12 awak dan 101 warga sipil. Mulai dari mati mesin dan menabrak sebuah antena setinggi 25 meter.
Adapula yang menduga jatuhnya pesawat milik TNI AU itu karena cuaca. Namun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika membantah hal tersebut.
"Tidak sama sekali," ujar Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Edwin Aldrian, kepada Metrotvnews.com, Jumat (3/7).
Menurut dia, cuaca di kawasan sekitar Bandara Soewondo maupun Kualanamu Medan dalam keadaan cerah. Informasi yang didapat BMKG saat itu cerah dengan visibilitas hingga 8 kilometer.
"Kondisi cuaca saat kejadian di kantor balai, sekitar 1,5 kilometer dari lokasi jatuhnya pesawat, pengamatan pukul 12.00 WIB suhu udara 34° celsius, kelembaban udara 49 persen dengan kecepatan angin 110/4 knots, visibilitas 8 kilometer dan cuacanya cerah," jelas Edwin.(Q-1)