Menkes Minta Penanganan Virus MERS Disosialisasikan di Pesawat Haji

Yogi Bayu Aji
30/6/2015 00:00
 Menkes Minta Penanganan Virus MERS Disosialisasikan di Pesawat Haji
(REUTERS/ Muhammad Hamed)
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek sudah punya cara untuk mencegah penyebaran virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) bagi jemaah haji. Dia akan mengencangkan sosialisasi bagi para jamaah, seperti dalam pesawat.

"Kita siapkan stiker MERS, saya sudah surati Kemenhub (Kementerian Perhubungan). Kalau bisa TV di pesawat jangan hanya hiburan doang. Tapi untuk memperingatkan dan pencegahannya," kata Nila di Kementerian Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (30/6).

Nila juga meminta agar fasilitas para jamaah haji dijaga kualitasnya. Dia tak mau ada jamaah yang harus pulang dalam keadaan sakit. "Gunakan toilet yang bersih. Jaga kesehatannya. Lalu kalau batuk pake masker," jelas dia.

MERS merupakan virus pernapasan dengan gejala demam, batuk serta sesak napas. Pada level tinggi beberapa penderita yang terjangkit virus ini juga meninggal dunia.

Dia menyatakan, saat ini Indonesia masih aman dari virus MERS. Namun kementerian, kata dia, tengah memonitor informasi yang menyebutkan ada lima tenaga kerja Indonesia (TKI) terkena virua tersebut di Korea Selatan (Korsel).

"MERS belum ada di Indonesia.  Tapi tadi lihat berita ada (yang terkena), sedang kami cek, yaitu TKI kita di Korea Selatan," imbuh dia.

Kendati demikian, dia menilai masyarakat tetap harus waspada dengan virus, khususnya bagi mereka yang akan berpergian ke luar negeri dan naik haji. Utamanya, kata dia, warga harus menjaga kebersihan.

"Cuci tangan terus, pakai masker. Kalau kondisi kesehatan menurun, terutama orang tua,  kena sakit gula hiper tensi lebih cepat kenanya. Di Korea yang meninggal orang tua. Yang muda juga jangan lupa, jaga kondisi fisik kita," pungkas dia.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya