Mahfud MD Hentikan Sumbu Pendek

AU/H-5
14/12/2016 06:01
Mahfud MD Hentikan Sumbu Pendek
(Dok. MI/Angga Yuniar)

MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, 59, mengimbau masyarakat Indonesia agar menghentikan sifat sumbu pendek atau yang dikenal mudah tersulut emosi. Pada peluncuran buku biografi Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, sekaligus ulang tahun Prof Jawahir Thontowi, Mahfud MD mengungkapkan sifat sumbu pendek ini muncul dalam banyak peristiwa.

Lebih lanjut, mantan Menteri Pertahanan itu menjelaskan sifat sumbu pendek ini harus diganti dengan satu jalinan. Dengan demikian, tambahnya, kehidupan akan menjadi semakin membaik.

Dia juga memberikan pendapatnya saat ini bahwa di antara umat Islam sudah terjadi konvergensi.

"Tidak seperti dahulu, contohnya kini tidak lagi orang mempertentangkan NU dengan Muhammadiyah karenanya sumbu pendek juga harus dihilangkan," kata dia. Dia mengakui semasa masih belajar di Yogyakarta, jika kembali ke Madura sering mempertontonkan langkah sebagaimana 'orang Muhammadiyah' yang ke masjid mengenakan celana panjang.

Namun, lanjutnya, saat berada di rumah indekos di bilangan Sendowo, Mlati, Sleman, Mahfud mengaku sering menggelar kegiatan selawatan meski tahu lingkungan itu ialah lingkungan Muhammadiyah.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya