Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ARIC Improta (Night Verses) dan Stephen Harrison (The Chariot) mengumumkan peluncuran proyek musik baru mereka yaitu duo bernama House of Protection.
Resmi bergabung di bawah naungan Red Bull Records setelah meninggalkan Fever 333, duo itu membawa segudang pengalaman mereka sebagai musisi live yang dikenal sebagai pendobrak batas ke tingkat berikutnya dengan menggabungkan kekuatan sonik punk, elektronik, dan hardcore.
Dibangun berdasarkan visi bersama untuk menciptakan ruang aman untuk mengekspresikan diri dan menyalurkan kreativitas tanpa batas, etos band ini dapat dirasakan dalam suara ambisius dan visual mereka yang hingar-bingar.
Baca juga : T Rucira Rilis Single Perdana Baik Saja
Mengenai makna di balik House of Protection, Improta berkata, "Protection dipilih secara khusus karena merupakan lagu Massive Attack, dan aku sedang membaca biografi mereka saat kami memulai proyek ini. Ini menjadi hal yang cukup menginspirasi ketika kami memulai semua ini. Nama lengkapnya sendiri kami bentuk karena kami ingin membangun sesuatu yang melindungi kreativitas dan ide kami serta orang-orang yang datang ke pertunjukan kami."
Baca juga : Rouri404 Rilis Single Skin
Mengenai asal muasal single tersebut, band ini berbagi, "It's Supposed To Hurt adalah lagu pertama yang kami tulis. Beberapa vokal berasal dari improvisasi awal kami. Saat kami memulai ini, kami tidak tahu seperti apa musik yang kita ingin hasilkan, atau ke mana kami ingin membawanya. Kami berdua belum pernah menyanyi sebelumnya, kami hanya tahu energi yang ingin kami ciptakan secara sonik dan kemudian kami meluangkan waktu sebanyak apapun untuk membuatnya terasa pas. Untungnya, lagu ini langsung menjawab banyak pertanyaan tersebut."
House of Protection, proyek musik baru garapan Stephen Harrison dan Aric Improta, berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi mereka yang berserah diri pada kemauan hati.
Mengabaikan bentuk tradisi dan format apapun, mereka mengikuti arah perasaan dan menemukan suara yang membuat mereka mendobrak batasan lebih jauh dari sebelumnya.
Baca juga : Kofi Rilis Single Pertama di 2024, Impatient
Menjembatani dunia-dunia yang tidak terlalu jauh berbeda, yaitu musik hardcore, elektronika, dan punk, mereka menciptakan ruang bagi kreativitas tanpa batas dan komunitas yang dipicu oleh kericuhan.
Keduanya dikenal di dunia heavy music karena ketidaktakutan mereka terhadap hal-hal ekstrem. Hal itu dibantu oleh pengalaman mereka dengan Fever 333, karya Improa yang masih berlangsung dengan grup rock eksperimental, Night Verses, dan peran Harrison sebagai gitaris untuk band post-hardcore yang ikonik, The Chariot.
Hasilnya adalah House of Protection yang menjadi kelanjutan dari bentuk ekspresi diri yang tidak tahu malu, dikemas dalam wadah penuh kemarahan, ketidakpastian, kegembiraan, dan kreativitas. (RO/Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved