Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERING kali kita menemukan remix musik EDM di berbagai platform media sosial seperti Tiktok atau YouTube. Genre musik EDM itu kerap disebut oleh netizen Indonesia dengan sebutan jedag jedug.
Remix jedag jedug tanpa disadari sudah mengubah kesan remix yang monoton menjadi musik segar yang lebih bisa dinikmati banyak kalangan. Sejak awal kemunculan musik jedag jedug di aplikasi TikTok hingga saat ini sudah banyak masyarakat dari berbagai kalangan yang menikmatinya.
Namun, ada sosok pembuat musik remix kelahiran 25 tahun silam akan memperkenalkan trend musik jedag-jedug di YouTube. Nama lengkapnya Sepri Yasdi, kelahiran Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, 12 September 1997. Ia punya hobi bela diri dan lulusan SMK Negeri Batam pada 2016.
Yassdi, nama panggilan di panggung yang berprofesi sebagai produser musik, kreator konten, YouTubers, dan mengelola label musik, menceritakan kisah perjalanan hidup singkat kehidupan kecil hingga saat ini. "Dari kecil saya sudah hobi musik. Setelah lulus SMA saya pernah bekerja pabrik di batam, tetapi masih belum mencukupi untuk membantu orangtua saya dan adik saya yang masih sekolah. Setelah itu saya memutuskan untuk fokus di dunia musik dan Youtube yang dari dulu menjadi bakat dan hobi saya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/1).
Ia menambahkan ia pernah dibayar oleh kreator konten untuk memproduksi musik di kanalnya. Ini membuatnya berinisiatif membuat kanal Youtube sendiri. Pada awalnya, ia sering meng-upload tetapi sangat susah mendapatkan viewers. Namun ia tidak putus asa dan tidak menyerah.
Putra dari Syahrial dan Yasnarita itu akhirnya membuat akun kanal YouTube Yassdi pelan-pelan naik. Hingga sekarang sudah hampir mencapai 500 ribu subscriber dan mendapatkan penonton terbanyak di lagu Sikok Bagi Duo dengan 9 juta view penonton. Pernah berkolaborasi dengan DJ Biddy asal Malang, Jawa Timur, turut mendongkrak jumlah penontonnya.
Perlu diketahui, kanal YouTube Yassdi berisi konten musik yang sedang viral dan sudah di-remix. Yassdi dikenal banyak orang setelah istilah kata gaul jedag jedug pertama kali viral di Indonesia. Yassdi yang membawa tren jedag jedug pertama kali ke Youtube.
"Untuk di awal 2022 ia mencoba merilis lagu-lagunya di platform platform musik. Ia dipercayai sebagai agregator digital yang membantu mendistribusikan musik ke platfrom platform musik terkenal seperti Spotify, Itunes, Resso, Youtube Music, dan platform musik lain di bawah naungan Euphoria Media. (OL-14)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved