Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIKUS Melly Goeslaw membagikan pendapatnya soal musik di era saat ini, dan bagaimana pemanfaatan platform digital kini memegang peranan penting di industri musik Indonesia.
Melly berbagi, di era dia, ketika seorang penyanyi atau musikus merilis lagu, mereka melakukan promosinya ke media lama seperti radio, majalah, koran, dan beragam pemotretan.
Baca juga: 12 Juli 2022, Super Junior Bakal Comeback dengan Album Baru
"Beda dengan sekarang, yang lebih mudah karena semua orang bisa upload kapan pun di digital platform seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan lainnya," kata Melly di Jakarta, pada Sabtu (18/6).
"Media yang mudah ini sebaiknya digunakan secerdas-cerdasnya karena anak-anak sekarang melihatnya dari sana, dari storytelling-nya, play methodyang bagus di sebuah platform. Kalau tidak dilakukan, nanti menjadi sia-sia," ujarnya menambahkan.
Menurut Melly, musikus kini perlu memikirkan penceritaan lagu dan pengemasannya agar diingat dan mampu menggugah pendengarnya, mengingat persaingan di industri musik sudah semakin ketat.
"Sekarang industrinya memang seperti itu. Kalau dulu, sebulan paling ada lima lagu baru. Kita bersaing di toko kaset dan radio saja, belum ada iTunes, Spotify, dan lainnya. Kita sekarang juga bersaing dengan global, dan itu tidak pandang bulu," papar istri Anto Hoed itu.
"Tiap Jumat ada rilisan baru di seluruh dunia. Di satu sisi, ini adalah PR (pekerjaan rumah) paling menyenangkan, karena bagaimana kita tidak hanya buat kreasi, tapi juga kreatif sehingga terus dilihat oleh orang lain," ujarnya menambahkan.
Pelantun lagu "Ada Apa Dengan Cinta?" itu mengatakan, kini persaingan bagi para musisi bukan hanya di lagu dan kualitas yang bagus, namun, juga bagaimana desain, pengemasannya, sehingga lagu bisa semakin dikenal.
"Sebuah lagu tidak bisa tumbuh karena bagus saja, tapi juga karena ada elemen penunjang untuk dikenal orang," katanya.
Saat disinggung mengenai adakah kriteria khusus bagi penyanyi muda Indonesia yang bisa masuk ke dalam industri musik, Melly mengatakan tidak perlu takut untuk menunjukkan karakter menyanyi yang berbeda.
"Industri musik akan seru kalau isinya beragam. Saya pribadi kalau diminta buat lagu, saya tidak terlalu peduli apakah dia punya teknik (menyanyi) yang gimana-gimana, tapi lebih melihat ke karakternya sehingga lagunya bisa seperti apa dan nantinya bisa mengisi lahan industri musik," kata dia. (Ant/OL-6)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved