Musisi Lokal Jadi Tuan di Gelaran Jazz Dunia

DZULFIKRI PUTRA MALAWI
05/3/2016 13:11
Musisi Lokal Jadi Tuan di Gelaran Jazz Dunia
(Raisa--MI/Ramdani)

MENJELANG sore, tirai putih perlahan terangkat. Alunan orkestra dari unit trompet Ron King pun mengalun sebagai pembuka. Setelah satu lagu pembuka, Ron memperkenalkan Ricky Lionardi yang menjadi konduktor sekaligus penata pertunjukan.

Ron ialah pemimpin Ron King Big Band asal Los Angeles, AS. Penampilan Ron menjadi salah satu rangkaian pembuka perhelatan jazz terbesar di Asia, Java Jazz Festival (JJF) 2016, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, tadi malam. Kali ini, Ron berkolaborasi dengan sejumlah musikus lokal seperti Lea Simanjuntak, Aimee Saras, dan Andrea Miranda (putri Purwacaraka). Penampilan mereka bertema Jazz on Broadway.

Olah vokal ketiga penyanyi itu tidak diragukan lagi dalam teater musikal. Apalagi ditambah sedikit koreografi dan percakapan berbahasa Inggris, kolaborasi pun semakin bernuansa Broadway.

Aimee membuka aksinya dengan membawakan Bewitched. "Lagu ini biasa dimainkan untuk musikal di New York," katanya.

Dia bergantian dengan Andrea dan Lea menyanyikan tembang-tembang berikutnya dengan iringan Ron dan kawan-kawan. Pada lagu keenam, Lea yang telah berganti baju putih masuk bersama Aimee dan berduet lagu All That Jazz. Kemudian I Only Have Eyes dan You Could Drive yang dibawakan Lea dan Andrea mengundang tepuk kagum para penonton.

Antusiasme pengunjung juga terlihat kala Raisa Andriana tampil selepas magrib di panggung BNI Hall. Kali ini, dia membawakan sejumlah lagu dari soundtrack film asing dan lokal, di antaranya Kiss from A Rose yang jadi lagu latar film Batman. Dia juga membawakan lagu milik Sherina yang jadi soundtrack Petualangan Sherina bertajuk Lihatlah Lebih dekat. "Ini lagu favorit aku," kata Raisa.

Lalu di panggung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kuartet Tomorrow People Ensemble yang terdiri dari Nikita Dompas (gitar), Indra Perkasa (kontrabas), Elfa Zulhamsyah (drum), dan Azfansadra Karim (keyboard), tidak kurang mengundang decak kagum penonton. Mereka menampilkan skill mumpuni lewat lagu-lagu dalam album perdana Self Titled (2012).

Di panggung B2, gitaris Tohpati bersama Tohpati Ethnomission tampil progresif dengan mengusung kendang dan suling Sunda di lagu <>Pelog Rock.

Dari sekian penampil pada Java Jazz kali ini, kehadiran musisi lokal ternyata tak kalah dengan musisi asing. Terbukti penampilan Raisa di panggung utama dipenuhi pengunjung. Begitu halnya Naif yang main di panggung B2, mampu menghadirkan kor sepanjang pertunjukan dengan lagu-lagu hit mereka. "Ini Naif kayaknya agak <>ngejazz," celoteh David, sang vokalis degan gayanya yang kocak.(Fik/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya