Berbagi Romantisme Bersama MLTR

Fik/M-4
14/2/2016 08:05
Berbagi Romantisme Bersama MLTR
(MI/ARYA MANGGALA)

SEBUAH videoklip lagu Someday dari album Player on Pepper membuka konser grup pop rock Denmark, Michael Learns to Rock (MLTR), tepat pukul 20.15 WIB di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta, tadi malam.

Videoklip itu tersinkronisasi dengan permainan Jasha Richter (vokalis & keyboardist), Mikkel Lentz (gitaris), dan Kare Wanscher (drumer) yang mengenakan setelan kemeja dan jas hitam putih. Kali ini mereka datang dalam rangkaian tur bertajuk MLTRIndonesia Valentines Tour 2016 di tiga kota di Indonesia seperti Solo (11/2), Jakarta (13/2), dan diakhiri besok (15/2) di Surabaya yang dibawa promotor Marygops.

"Halo Jakarta, senang bertemu lagi. Kami kembali untuk kesekian kalinya," ujar Richter yang disambung dengan lagu kedua, Sleeping Child. Lebih dari 3.000 penonton yang hadir langsung membuat kur. Setelah itu, disusul dengan lagu Complicated Heart dan Love Will Never Lie. Tidak ada sajian yang mengesankan di atas panggung kecuali tata lampu yang terlihat ala kadarnya untuk sebuah konser bintang.

Band yang terbentuk sejak 1988 itu membawakan sebagian besar lagu lawas yang terangkum dalam album bertajuk 25: The Complete Singles rilisan Oktober 2014. "Besok (hari ini) Valentine, 2 jam lalu kami baru saja merilis videoklip di Facebook. Single terbaru kami, kami mainkan untuk kalian yang kedua kalinya. Pertama di Solo," ujar sang vokalis membuka lagu mereka bertajuk We Shared the Night. Tak hanya itu, lagu teranyar mereka yang kedua bertajuk I'll Wait for You yang dirilis pada November 2015 lalu dibawakan setelahnya. Tensi semakin menurun dengan dibawakannya lagu lambat bertajuk Naked Like the Moon. Namun, antusiasme penonton masih tinggi. Itu terdengar dari tepuk tangan dan sorak-sorai yang dilontarkan mereka yang mayoritas datang berpasangan.

Sesekali sambil membuat kur pada lagu setelahnya, I'm Gonna be Around, Richter pun turun ke bawah panggung dan bernyanyi bersama dengan penonton. Lagi-lagi, momen itu digunakan untuk selfi e bersama. Sebuah panggung kecil di tengah penonton pun mereka pakai untuk mempersembahkan Forever and a Day dan Out of the Blue. Setelah itu, empat lagu medley dan Take Me to Your Heart menjadi sajian yang menaikkan tensi pertunjukan. "Ini single dunia perdana kami yang diputar di Indonesia dan sukses," kata Richter. Ia pun melantunkan The Actor, hit pertama yang melambungkan band Denmark itu ke seantero dunia pada dekade 90-an.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya