52% Responden Berencana Membeli Rumah

(S-2)
10/2/2017 01:30
52% Responden Berencana Membeli Rumah
(ANTARA FOTO/R Rekotomo)

SEKITAR 52% masyarakat Indonesia berminat untuk membeli properti dalam enam bulan ke depan pada tahun ini, meskipun harga properti dianggap naik begitu cepat. Hal itu merupakan hasil survei Property Affordability Sentiment Index 2016 yang dilakukan pada akhir tahun lalu, yang dilakukan Rumah.com bekerja sama dengan lembaga riset Intuit Research, Singapura. Survei dilakukan terhadap 1.010 responden. "Jumlah peminat tersebut meningkat 5% lebih besar dibandingkan tahun lalu," kata Country Manager Rumah.com, Wasudewan, melalui rilisnya.

Survei tersebut mencatat beberapa indikator yang memperkuat keyakinan calon konsumen mengambil keputusan membeli properti, antara lain sebanyak 76% dengan alasan prospek peningkatan harga properti dalam jangka panjang, 31% karena tersedia pilihan pendanaan yang baik untuk memiliki properti. Meski demikian, sebagian konsumen properti juga menyatakan ketidakpuasan terhadap kondisi industri properti saat ini.

Melesatnya harga properti yang begitu cepat ternyata sangat dirasakan konsumen sepanjang 2016. Jika dibandingkan dengan survei 2015, hanya 45% responden yang menyatakan bahwa harga properti naik begitu cepat. "Menurut riset Rumah.com, sepanjang tahun 2015 hingga akhir 2016, harga rumah tapak di Indonesia memang terus naik dengan median (nilai tengah) sekitar Rp10 juta/meter persegi. Dibandingkan kuartal lain yang mengalami kenaikan, harga rumah mengalami penurunan pada kuartal keempat tahun 2016," ujarnya. (S-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya