Dinas Perumahan DKI Bangun 24 Rusun

(Aya/S-2)
10/2/2017 00:45
Dinas Perumahan DKI Bangun 24 Rusun
(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan membangun 24 menara (tower) rumah susun (rusun) pada tahun ini. Satu menara rusun rata-rata terdiri atas 255 unit. Artinya akan ada sekitar 6.375 unit tersedia di tahun ini. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta Arifin menyebut lahan ke-24 menara yang akan dibangun tersebar di lima lokasi di Jakarta tersebut sudah siap. Kelima lokasi tersebut ialah Nagrak (Jakarta Utara), Rorotan IV (Jakarta Utara), Penggilingan (Jakarta Timur), Pulogebang (Jakarta Timur), dan Pesing (Jakarta Barat).

"Empat belas tower akan terbangun di Nagrak, 4 tower di Rorotan IV, 4 tower di Penggilingan, dan masing-masing 1 tower di Pulogebang dan Pesing," ujar Arifin kepada Media Indonesia di Jakarta, Rabu (8/2). Ia mengutarakan biaya pembangunan 24 menara itu dianggarkan sebesar Rp2,7 triliun dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI. Saat ini, pembangunan rusun sudah masuk proses lelang dan kemarin daftar nama kontraktor akan diumumkan. "Mudah-mudahan besok (kemarin) bisa diumumkan siapa saja kontraktornya supaya bisa mulai pengerjaan bulan ini,” tambah Arifin.

Arifin menambahkan pihaknya akan lebih teliti lagi sebelum menunjuk kontraktor. Begitu juga konsultan pengawas, yang diminta untuk bekerja dengan profesional. “Semua berpangkal pada kesiapan yang matang. Pertama, kita harus memastikan betul jumlah pekerja seperti yang ada pada kontrak dari perusahaan kontraktor. Kedua, kita harus memastikan pengawas menegur kalau ada pengerjaan yang salah,” terang Arifin Ia menilai perusahaan kontraktor yang pernah membangun rusun selama ini belum bekerja dengan maksimal. Idealnya, lanjutnya, setiap pengawas melaporkan segala kekurangan pengerjaan ke DPRKP. Sering juga terjadi pelanggaran dalam proses pembangunan rusun dibiarkan.

“Pengawas itu ibarat wasit. Mereka harus bekerja dengan profesional. Kalau saya nilai saat ini konsultan, pengawas kerjanya sangat belum memuaskan,” imbuhnya. Diungkapkannya, akhir tahun ini rusun yang akan selesai dibangun berjumlah 11 ribu unit. Sebagian di antaranya dibangun menggunakan anggaran multiyears. "Jika ditotal, anggaran pembangunan 11 ribu unit rusun ini sebesar Rp4,2 triliun," ujarnya. (Aya/S-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya