Menjaga Buah dan Sayur Tetap Segar

IDA FARIDA farida@mediaindonesia.com
20/1/2017 07:55
Menjaga Buah dan Sayur Tetap Segar
(DOK ELECTROLUX)

SEKARANG semakin banyak konsumen yang mencari cara untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan menyimpan lebih banyak makanan segar di rumah. Namun, gaya hidup dan kesibukan menghalangi konsumen untuk berbelanja makanan segar lebih dari sekali dalam satu minggu. Hal itu pula yang dialami artis dan praktisi kesehatan dr Lula Kamal. “Biasanya agar buah-buahan dan sayuran tetap awet, ibu-ibu sering menggunakan kertas koran atau plastik. Itu juga terjadi pada saya yang menggunakan plastik untuk menyimpan buah dan sayuran di dalam lemari es agar tetap segar,” ujar Lula Kamal dalam peluncuran Electrolux Nutrifresh Fridges di Jakarta, Rabu (18/11).

Namun, lanjut Lula, hal itu merepotkan dan membuat pemandangan yang tidak bagus di dalam kulkasnya. Di sisi lain, sebagai orang yang peduli terhadap kesehatan, ia harus tetap menjaga kandungan vitamin dan mineral buah dan sayur tetap berlimpah. Apalagi, setiap hari keluarganya harus mengonsumsi buah dan sayur segar. “Kandungan vitamin dan mineral di dalam buah dan sayur tetap berlimpah bila tempat penyimpanannya baik. Vitamin dan mineral akan hilang bila terkena udara, oksigen, dan panas,” tambah Lula.

Lula memberikan contoh bayam yang memiliki kandungan asam folat cukup tinggi. Bila penyimpanan bayam itu tidak tepat, kandungan asam folat akan berkurang hingga 50%. “Makan itu bukan cuma bikin kita kenyang, tapi harus ada gizinya juga sehingga anggota keluarga tetap sehat,” ujar ibu tiga anak itu.

Untuk itu, penyimpanannya di dalam lemari es pun perlu diperhatikan. Menurut dia, jika lemari es terlalu dingin tanpa ada kelembapan, buah dan sayur di dalamnya akan kering. Dia mengibaratkan kulit manusia, bila berlama-lama di ruangan dingin pun akan menjadi kering. “Jadi di dalam lemari es pun selain harus dingin, juga harus ada kelembapan yang menjaga sayur dan buah tidak layu,” pungkasnya.

Lemari es Electrolux
Karena memahami kondisi itu, Electrolux Nutrifresh Inverter Fridges hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Produsen peralatan rumah tangga dan peralatan dapur itu memperkenalkan produk terbaru dan paling inovatif dari jajaran lemari es Elextrolux, Nutrifresh Inverter. Lemari es itu dapat menyimpan buah dan sayur selama tujuh hari dengan keadaan tetap segar.

“Berkat teknologi Freshshield Crisper, penutup kedap udara pada lemari es Nutrifresh, suhu di dalam lemari es tetap stabil dan memberikan kelembapan yang lebih tinggi sehingga makanan dapat tetap segar lebih lama,” ujar Iffan Suryanto, Presiden Direktur Electrolux Indonesia. Hal itu diakui Chef Eddian Tjhia. Menurut dia, lemari es Electrolux Nutrifresh Inverter Fridges membantunya dalam menyimpan buah dan sayuran agar tetap segar. “Saya sudah buktikan di rumah, ternyata buah dan sayuran saya tetap segar selama tujuh hari,” ujar Eddian.

Product Marketing Manager Food Reservation & Home Comfort PT Electrolux Indonesia Hendra Prima Pawitra mengatakan buah dan sayur tetap segar karena lemari es itu dilengkapi dengan teknologi inovatif. Lemari es ini, sambungnya, dilengkapi dengan teknologi Freshshield Crisper yang mampu menjaga suhu di dalam lemari es tetap stabil dengan menggunakan penutup kedap udara yang unik dan meminimalkan penguapan udara serta menjaga tingkat kelembapan.

“Lemari es ini juga dilengkapi dengan teknologi Freshtaste Deodorizer yang mampu menyerap bau tidak sedap dan menghilangkan 99,8% bakteri,” papar Hendra. Teknologi lain yang dimiliki adanya inovasi Flexstor yang membuat pengaturan tatakan wadah menjadi jauh lebih fleksibel dan mudah. “Terdapat 100 cara untuk memindahkan rak ke atas atau bawah maupun ke samping sehingga konsumen dapat mengatur ruang sesuai kebutuhan,” jelas Hendra.

Keunggulan lainnya dari lemari es ini, lanjut Hendra, dapat menghemat konsumsi energi sebesar 37%. “Diperkirakan lemari es kami rata-rata mengonsumsi energi listrik 375 watt per tahun. Itu setara dengan menghabiskan biaya listrik sekitar Rp500 ribu per tahun,” tutur Hendra. Lemari es ini hadir dengan beberapa varian, mulai kapasitas 210 liter hingga 530 liter yang dibanderol dari Rp4 juta-Rp17 juta. (S-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya