Adira Sasar Pertumbuhan Kendaraan

(Ant/E-3)
06/1/2017 04:30
Adira Sasar Pertumbuhan Kendaraan
(Ist)

PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) optimistis bisnis asuransi kendaraan bermotor di Indonesia berpeluang untuk terus tumbuh sepanjang 2017. Hal itu terkait dengan optimisme Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang membidik target penjualan tumbuh 4,7% menjadi 1,1 juta unit mobil dibandingkan 2016 yang sekitar 1,05 juta mobil.

“Pertumbuhan bisnis asuran­si kendaraan bermotor banyak ditopang oleh kendaraan roda empat. Jika kami lihat prediksi Gaikindo dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), serta performa bisnis pada 2016, kami optimistis bisnis asuransi kendaraan bermotor akan terus tumbuh. Itu juga tidak terlepas dari penjualan kendaraan low cost green car (LCGC) yang cukup menggembirakan,” ujar Underwriting Motor Vehicle Department Head Adira Insurance Rian Ardianto, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (5/1).

Ditambah lagi, adanya ekspektasi yang tinggi dari pelaku industri asuransi terkait rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan melakukan penyesuaian tarif premi asuran­si kendaraan bermotor pada 2017. Kebijakan tersebut dipercaya akan berdampak positif bagi pertumbuhan asuransi.

“Kami mencoba memanfaatkan peluang ini dengan memberikan kemudahan saat proses akuisisi dan juga klaim, serta memanfaatkan jalur digital untuk mempercepat dan menyederhanakan proses,” kata Rian. Rian menambahkan, pihaknya terus berupaya melakukan terobosan agar tidak tertinggal dari para pesaing dan dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. “Rencana kebijakan OJK untuk penyesuaian tarif premi juga bisa berdampak positif bagi pertumbuhan asuransi,” tambahnya.

Sebelumnya, OJK merencanakan akan menaikkan tarif premi asuransi kendaraan bermotor untuk mengikuti perkembangan inflasi. Tarif premi yang berlaku saat ini atau yang diatur dalam Surat Edaran OJK 21/2015 juga dianggap regulator sudah tidak merefleksikan sepenuhnya risiko yang dilin­dungi asuransi. “Kami akan mengoptimalkan iklim bisnis itu dengan memberi kemudahan pengajuan klaim asuransi, pembenah­an infrastruktur digital untuk efisiensi, kemudahan proses administrasi dan pengurusan klaim bagi pemegang polis,” tandasnya. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya