Paviliun Indonesia Jadi Magnet Jutaan Pengunjung World Expo Milan

E-2
29/10/2015 00:00
Paviliun Indonesia Jadi Magnet Jutaan Pengunjung World Expo Milan
(MI/Raja Suhud)
KEBERADAAN Paviliun Indonesia di ajang World Expo Milan 2015 terus mencuri perhatian para pengunjung. Dari target awal menyedot 2,5 juta orang selama pameran 6 bulan, kini jumlah pengunjung yang datang ke Paviliun Indonesia telah mencapai 3,7 juta orang. Pihak pengelola Paviliun Indonesia pun optimistis jumlah 4 juta pengunjung akan terlewati. "Kami sangat gembira Paviliun Indonesia menarik banyak perhatian pengunjung World Milan Expo. Mereka suka dengan apa yang kita tampilkan," kata Direktur Paviliun Indonesia Budiman Muhammad seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia Raja Suhud VHM dari Milan, Italia, kemarin.

Jumlah pengunjung sebesar itu membuktikan Paviliun Indonesia tidak kalah bersaing dengan paviliun lain seperti Rusia yang baru saja menembus pengunjung 4 juta orang pekan lalu. Budiman menuturkan awalnya penambahan jumlah pengunjung berjalan lambat, terutama pada awal-awal pameran. Saat itu, jumlah pengunjung harian hanya berkisar 4.000 pengunjung per hari. Namun, jumlah tersebut terus meningkat sejak pertengahan Agustus lalu, ketika rerata harian pengunjung terus bertambah hingga pernah mencapai 50 ribu pengunjung per hari.

"Kita memiliki keunggulan dari peserta lain karena pengunjung di sini bisa langsung menggunakan kelima pancaindra. Mereka bisa memegang rempah, mencium baunya, bahkan mencobai rasanya. Mereka juga bisa langsung menggerakkan angklung yang ada," ujarnya. Dukungan dari Erick Tohir, pemilik klub sepak bola Inter Milan, juga memberikan andil atas meningkatnya jumlah peng-unjung. Beberapa pemain Inter Milan seperti Fredy Guarin dan Jeison Murillo telah bertandang ke Paviliun Indonesia. Kedatangan para pemain Il Nerazzurri itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung World Expo.

Menjelang penutupan pada 31 Oktober mendatang, Paviliun Indonesia menyiapkan acara bertajuk The Marvelous Memento yang bertujuan meninggalkan kesan dan pengalaman tidak terlupakan bagi para pengunjung. Acara musik akan diramaikan Ade Irawan, penyandang disabilitas yang piawai bermain piano, juga pentas seni dari Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta. Ajang World Expo juga dimanfaatkan untuk memberi pemahaman yang benar tentang industri sawit di Indonesia yang kadang mengalami black campaign di dunia internasional.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya