Pertumbuhan Ekonomi belum Tunjukkan Pemerataan

(Try/E-2)
30/12/2016 04:00
Pertumbuhan Ekonomi belum Tunjukkan Pemerataan
(ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

GURU besar Universitas Sumatra Utara Hiras Tobing memilai program Nawa Cita pemerintah dalam mengembangkan ekonomi makro dan mikro belum sejalan dengan ekonomi Pancasila. Pasalnya, meski secara pertumbuhan ekonomi cukup baik, pemerataan kesejahteraan belum tampak.

"Sekarang pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,1%. Dari mana pertumbuhan bisa seperti itu kalau pemerataannya tidak jalan. Mending pertumbuhan 4% tetapi pemerataan, Gini ratio, dan kurva Lorenz-nya mendekati diagonal," ujarnya dalam acara Refleksi dan Pernyataan Akhir Tahun Alumni GMNI di Jakarta, Kamis (30/12).

Dalam kesempatan itu, Sesmenko Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo yang mewakili Menko Perekonomian Darmin Nasution mengakui, sejak 1960-an sudah ada tren penurunan pertumbuhan ekonomi. "Jadi kalau Indonesia tumbuh 5%, memang sudah luar biasa meski tidak cukup. Jangka panjang memang ada pelemahan, meski di 2017 sebelum muncul efek Trump, pertumbuhan ekonomi lebih prospektif," katanya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya