Kredit 2017 Diramal Konservatif

Arv/Ant/E-1
22/12/2016 05:11
Kredit 2017 Diramal Konservatif
(ANTARA/Widodo S. Jusuf)

PERTUMBUHAN kredit di industri perbankan pada 2017 diproyeksikan akan berada di level konservatif, yakni 10%, jika dibandingkan dengan prediksi regulator yang berada di rentang 10%-12%.

Hal tersebut disampaikan Kepala Ekonom BCA David Sumual dalam media sharing session, di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut, David menjelaskan, hal itu disebabkan, pada kuartal I 2017, pergerakan ekonomi Indonesia diproyeksikan masih akan menghadapi tantangan lantaran ada kecenderungan masyarakat dunia untuk menunggu realisasi janji dan kebijakan-kebijakan dari Presiden Terpilih AS Donald Trump.

Kecenderungan wait and see juga tampak pada investasi, terutama investasi asing.

Dia memprediksi, pada kuartal I 2017, investasi masih akan melambat, tetapi akan terakselerasi di kuartal II 2017.

"Padahal minat investor sebenarnya besar kok," ujar David.

Meski begitu, menurutnya, saat ini pasar sudah bergerak sesuai ekspektasi.

Namun, hal ini kembali lagi, bergantung pada langkah Trump nanti.

David mengatakan, jika tidak sesuai ekspektasi, tentunya akan memberi koreksi di seluruh instrumen, dan likuiditas perbankan pun turut dikhawatirkan.

David menambahkan keputusan Bank Indonesia (BI) yang akan memberlakukan kebijakan giro wajib minimum (GWM) averaging di 2017 nanti memang merupakan langkah tepat untuk memacu pertumbuhan kredit.

Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Mirza Adityaswara mengatakan perbankan sudah mengakhiri era konsolidasi mereka sehingga kredit di akhir tahun ini lebih gencar.

Per November, laju tahunan kredit perbankan mencapai 8,5%.

Naik dari bulan sebelumnya, 7,5% Hal itu, menurut Mirza, juga disebabkan permintaan swasta yang meningkat karena terdampak realisasi belanja pemerintah.

Walakin, BI tetap memprediksi pertumbuhan kredit tahun ini tidak akan mencapai 10%.

Di lain hal, BCA merencanakan peningkatan performa produk uang elektroniknya, Sakuku.

Vice President Mobile & Internet Product Development BCA Fera Agustina menyampaikan, pada 2017 nanti, pihaknya menargetkan adanya 300 ribu pengguna dari saat ini sekitar 100 ribu.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya