Moto Guzzi dan Aprilia Hadirnya Legenda Touring dan Balap

(Cdx/S-2)
22/10/2015 00:00
Moto Guzzi dan Aprilia Hadirnya Legenda Touring dan Balap
(FOTO-FOTO: MI/CHADIE)
SETELAH sukses memasarkan Vespa dan Piaggio, PT Piaggio Indonesia (PID) mencoba peruntungannya lagi lewat dua brand, Moto Guzzi dan Aprilia. Moto Guzzi ialah motor legendaris Italia yang lahir pada 1921, sedangkan nama Aprilia pernah berkibar melalui 54 gelar kejuaraan dunia, di antaranya 38 dari MotoGP dan 7 di ajang Superbike. Managing Director PID Marco Noto La Diega mengungkapkan dua brand legenda Italia itu dihadirkan untuk memenuhi permintaan konsumen Indonesia terhadap produk premium yang canggih dan berbeda. "Produk-produk ini dibuat dengan kombinasi sempurna antara gaya Italia, keterampilan terbaik, dan performa teknologi yang canggih," ujar Marco, di Potato Head Garage, SCBD, Jakarta, Kamis (15/10).

Tidak tanggung-tanggung, PID menghadirkan langsung enam model. Empat model untuk brand Moto Guzzi, yaitu California Touring SE, Audace, V7 II Racer, dan V7 II Stone; serta dua model Aprilia, yaitu RSV4 RR Race Pack dan RSV4 RF. Flagship Moto Guzzi diwakili oleh California Touring SE, sedangkan versi yang lebih sederhana diwakili oleh Audace. Keduanya dibekali mesin 1.380 cc V-twin 90 derajat dengan posisi kepala silinder mengarah ke kiri dan kanan seolah mengapit tangki bahan bakarnya. Mesin itu mampu menghasilkan tenaga 96,5 hp pada 6.500 rpm, tapi kekuatan torsinya berbeda.

Mesin di Moto Guzzi Audace menghasilkan torsi 121 Nm pada 3.000 rpm, sedangkan torsi California Touring SE hanya 120 Nm pada putaran lebih rendah di 2.750 rpm. Marco menjelaskan California Touring SE hadir sebagai kendaraan custom modern yang menggabungkan tradisi dan inovasi khas Italia dengan penonjolan detail yang luar biasa. Audace, di sisi lain, hadir dengan tampilan mewah dan garang. California Touring SE dibanderol harga off the road Rp711,4 juta, sedangkan Audace Rp671 juta. Selain itu, Moto Guzzi V7 II Stone hadir dengan gaya klasik dalam dua pilihan warna, giallo denso (kuning) dan nero ruvido.

Untuk pecinta gaya cafe racer lebih kental, Piaggio menghadirkan V7 II Racer limited edition dengan warna perak dan rangka berlapis cat merah merona. Moto Guzzi V7 II baik Stone maupun Racer dibekali mesin V-twin dengan format yang sama seperti pada California Touring SE dan Audace, hanya kapasitasnya lebih kecil yaitu 744 cc. Mesin itu mampu menghasilkan 48 hp pada 6.200 rpm dengan torsi 60 Nm pada 2.800 rpm. Harga yang ditawarkan lebih murah ketimbang dua produk flagship, yaitu Rp419,9 juta (V7 II Racer) dan Rp357,1 juta (V7 II Stone)

Buat pecinta balap
Kalau Moto Guzzi lebih untuk para pecinta touring dengan aura retro, Aprilia didatangkan untuk para pecinta adrenalin bergaya modern. Kepiawaian Aprilia meracik sasis dan mesin telah terbukti dan berhasil mengantarkan sejumlah nama meraih kejuaraan dunia di ajang MotoGP maupun Superbike, di antaranya Max Biaggi, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Loris Capirossi, Marco Melandri, dan Alvaro Bautista. Brand motor ini memang selalu menjadi referensi di dunia motor dalam inovasi gaya dan teknologi.

Salah satunya dituangkan pada model RSV4 yang dikembangkan untuk terus menjadi superbike terbaik. Dengan mesin V4 bersudut 65 derajat, RSV4 mampu mengekstraksi tiap tetes bahan bakar semaksimal mungkin menjadi tenaga. Mesin berkapasitas 999,6 cc itu mampu menghasilkan 201 hp pada 13.000 rpm dengan torsi maksimal 115 Nm pada 10.500 rpm. Sepeda motor dengan rangka aluminium tersebut hadir di Indonesia dalam dua skema, yaitu RSV4 RR Race Pack berwarna ascari black dan RSV4 RF Superpole limited edition. Harganya, Rp706,9 juta untuk RSV4 RR Race Pack dan Rp719,9 juta untuk RSV4 RF (limited edition).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya