Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJALAN dengan program pemerintah untuk mengembangkan sektor energi ramah lingkungan, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), dan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) bekerja sama untuk menyalurkan kredit sindikasi kepada PT Meppogen guna melakukan ekspansi pembangkit listrik tenaga uap (PLTGU) di Sumatra Selatan.
Total kredit sindikasi yang disalurkan untuk ekspansi yang akan dilakukan PT Meppogen itu ialah US$145 juta atau sekitar Rp1,9 triliun.
Bentuk ekspansi tersebut yakni menambah jumlah kapasitas PLTGU Gunung Megang, Sumatra Selatan dari 110 Mw menjadi 150 Mw.
Sebagai informasi, PT Meppogen adalah anak usaha dari Sintesa Group yang bergerak di bidang energi, khususnya energi baru dan terbarukan (EBT).
Nantinya, kredit akan disalurkan secara parsial melalui empat tahap.
Untuk tahap pertama, jumlah yang akan disalurkan ialah sebesar US$75 juta dengan tenor tujuh plus tiga tahun.
Tahap kedua sebesar US$10 juta akan disalurkan dengan tenor yang dapat diperpanjang setiap tahun.
Tahap ketiga, kredit yang akan disalurkan sebesar US$40 juta dengan tenor sama seperti tahap pertama.
Adapun tahap keempat akan disalurkan kredit sebesar US$20 juta dengan tenor sama seperti tahap kedua.
CEO Sintesa Group Sinta W Kamdani menjelaskan pengembangan lini usaha di bidang energi ramah lingkungan dan EBT dilakukan melalui dua strategi utama, yakni ekspansi organik dan anorganik.
Untuk ekspansi organik, Sinta mengatakan pihaknya akan melakukan melalui penambahan kapasitas PLTGU tersebut.
"Kami juga akan terus tumbuh secara konvensional melalui pembangkit listrik kami di Muara Enim, dan partisipasi proyek IPP untuk PLTG/PLTGU yang diadakan PLN," terangnya kepada media saat dijumpai dalam acara penandatanganan kerja sama penyaluran kredit sindikasi di Jakarta, kemarin.
Di kesempatan serupa, Dirut CIMB Niaga Tigor M Siahaan menyambut baik kerja sama itu.
Ia menjabarkan, dari total US$145 juta yang disalurkan tersebut, sebesar US$87 disalurkan Bank CIMB Niaga, dengan 30% dari US$87 juta atau sebesar US$28 juta adalah penyaluran dari Bank CIMB Niaga Syariah.
"Kami melihat ini peluang besar, apalagi pemerintah sedang gencar mencari pihak swasta untuk membantu pembangunan pembangkit listrik 35 ribu Mw," tutur Tigor.
Dirut PT SMI Emma Sri Martini menambahkan, dari pihaknya, besaran kredit yang diberikan ialah sekitar US$37,5 juta, sedangkan sisanya yang sebesar US$20,5 juta disalurkan PT IIF.
"Kami berharap ekonomi dan produktivitas masyarakat dapat semakin meningkat dengan adanya tambahan suplai listrik yang dihasilkan PLTGU ini nanti," tandas Emma.
(Arv/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved