BEI Bangun Inkubator bagi Start-up

Try/E-4
07/12/2016 04:21
BEI Bangun Inkubator bagi Start-up
(ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

BURSA Efek Indonesia (BEI) akan membangun pusat inkubator bagi perusahaan rintisan (start-up). Lewat inkubasi tersebut, para wirausaha muda bakal mendapatkan pelatih­an supaya mereka paham mengenai seluk beluk pasar modal dengan berbagai masalah dan tantangan yang akan dihadapi.

“Inkubator start-up akan kami mulai Januari, bekerja sama dengan Bank Mandiri. Saya akan sediakan 60 platform, tempat anak-anak muda akan dididik cara membuat perusahaan yang benar, membuat sistem akunting, dikenalkan kepada investor, dan venture capital,” ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Selasa (6/12).

Metode seperti itu, kata Tito, sudah dilakukan di Thailand dan terbukti sukses dalam membuka peluang bagi perusahaan baru untuk ikut penawaran umum.

Sementara itu, Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady menambahkan sudah cukup banyak perusahaan yang memanfaatkan initial public offering (IPO) untuk mempercepat ekspansi, tetapi butuh lebih banyak lagi perusahaan yang listing.

“Bagi perusahaan dengan IPO, ekspansi bisa lebih luas dalam arti kapitalisasi dan transparansi akuntabilitas karena diawasi publik,” kata dia.

Sementara itu, Tito menambahkan, pada tahun depan, BEI akan melakukan relaksasi margin dengan menambah 200 emiten. Selama ini margin sekarang hanya oleh LQ-45, atau emiten dengan nilai kapitalisasi yang paling likuid dan memiliki nilai kapitalisasi besar.

“Itu akan kami relaksasi 200 perusahaan. Akan tetapi, yang boleh melakukan hanya perusahaan yang modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) mereka naik 10 kali lipat, yaitu Rp250 miliar,” tegas Tito. (Try/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya