SEIRING meningkatnya asupan gizi dan teknologi perawatan kesehatan, harapan hidup untuk anak-anak saat ini diprediksi bisa mencapai usai 120 tahun.
Di usia seuzur itu pun mereka diyakini masih mampu bekerja hingga perayaan ulang tahun mereka yang ke-100.
Pertanyannya kini, jenis pekerjaan apa yang cocok bagi mereka?
"Bisa jadi ketika Anda menonton pertandingan sepak bola di stadion seabad mendatang, petugas yang akan mengantarkan Anda ke kursi ialah orang berusia 93 tahun. Pekerjaan mereka lakukan dengan mudah layaknya remaja berusia 20 tahun," kata Rohit Talwar, seorang futurolog seperti dikutip BBC.com, kemarin.
Sebuah imaji yang bakal membuat Anda mengerutkan dahi saat ini.
Namun, menurut ahli prediksi masa depan itu, para warga senior tersebut bakal bekerja normal untuk posisi penasihat (konsultan), asisten guru, instruktur bangunan, hingga menjadi koki.
"Kemajuan ilmiah mewujudkan batas usia hidup hingga 120 tahun. Seperti ketersediaan pengganti anggota tubuh yang diproduksi dengan teknologi mesin cetak (printer) 3 dimensi, kerangka eksternal, dan obat untuk meningkatkan memori sehingga mereka tetap aktif," paparnya.
Meski demikian, mereka tidak akan bekerja loyal pada suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu.
"Mereka akan bekerja untuk profesi yang sesuai dengan gaya hidup mereka," ujarnya.
Di era itu, lanjutnya, dunia kerja masih terbuka bagi para lansia.
"Namun, mereka hanya akan mengisi pekerjaan berbasis keahlian karena pekerjaan fisik telah diambil alih oleh robot yang lebih kuat dan bisa bekerja nonsetop 24 jam," katanya.
Karena itu, ketenangan dan kebijaksanaan di usia tersebut bakal menjadi aset penting.
"Guru berusia 80-100 tahun akan membawa perubahan besar dengan wawasan dan pengalaman yang mereka miliki. Populasi guru senior di Inggris bakal melonjak jauh dari 2% yang saat ini diisi pengajar berumur 60 ke atas."
Mereka pun rata-rata melewati 10-40 pekerjaan berbeda selama hidup dan melakukan lebih dari satu pekerjaan dalam sehari.
"Mungkin mengendarai taksi Uber di pagi hari dan mengantarkan parsel dari situs Amazon di sore hari," katanya.
Namun, menurut Sarah Harper, Direktur Oxford Institute of Population Ageing, pekerjaan untuk para lansia tersebut mungkin sudah tidak ada lagi di saat anak-anak zaman sekarang mencapai usia 100 tahun itu.
"Robot akan banyak mengambil alih pekerjaan manusia. Di saat itu, pekerjaan untuk manusia juga semakin terbatas, kecuali profesi yang terkait dengan gaya hidup. Mereka akan banyak bercengkerama bersama keluarga."