Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo, Jumat (25/11) malam melakukan sosialisasi amnesti pajak di Makassar, yang dihadiri hampir 4.000 wajib pajak dari wilayah Indonesia Timur. Makassar menjadi kota ke-6 yang disinggahi sosialisasi tax amnesty.
Dalam pidatonya, Presiden mengungkapkan tantangan ekonomi global dan internal ekonomi di Indonesia dua tahun terakhir terus berkembang. Semua negara berebut capital inflow agar ada modal masuk.
Karena itu, ia pun menyindir orang yang suka lupa, bahwa sebetulnya kekayaan Indonesia besar. "Kekayaan kita, uang kita berada di bawah bantal, bawah kasur, disimpan di luar negeri juga banyak sekali," ungkap Jokowi.
Ia melanjutkan, saat ini menurut data Kemenkeu, uang warga negara Indonesia yang tersimpan di luar negeri masih ada Rp11 ribu triliun. Uang sebesar itu, kata Jokowi, merupakan potensi repatriasi.
"Yang hadir di sini pasti juga masih punya dana di luar negeri. Tapi 2018 nanti ada aturan internasional tentang keterbukaan informasi, siapa pun itu, akan ketahuan jika menyimpan dana di luar negeri," urainya.
Presiden juga mengingatkan bahwa negara butuh tambahan injeksi dana sebesar-besarnya untuk pembangunan. Dalam konteks itu, Jokowi menyebut perolehan amnesti pajak tahap pertama lalu masih tergolong kecil, meski mampu mencatat nilai deklarasi Rp3.500 triliun dan repatriasi Rp137 triliun.
"Kenapa sangat kecil? karena kita ingin mendorong arus uang masuk meningkat, sehingga pertumbhan ekonomi meningkat dan kesejahteraan rakyat juga meningkat," tukasnya.
Dirjen Pajak Kemenkeu, Ken Dwijugiasteadi menyebutkan dalam kegiatan sosialisasi tax amnesty di Makassar tersebut, jumlah wajib pajak yang hadir berasal dari asosiasi-asosiasi pengusaha seperti Real Estate Indonesia (REI) dan Kadin. "Bahkan PNS juga ada, termasuk 143 lurah yang ada di Kota Makassar," jelasnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved