Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MANGKRAKNYA 34 proyek pembangkit listrik tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian negara yang ditengarai mencapai Rp3,76 triliun.
Tertundanya proyek tersebut juga menyebabkan kondisi biarpet berkelanjutan dan rasio elektrifikasi listrik di daerah tetap rendah.
Misalnya di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Harapan masyarakat untuk memperoleh tambahan pasokan listrik masih sebatas angan akibat mangkraknya proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sigam berkapasitas 2 x 7 megawatt (Mw).
"Kami tetap berharap pemerintah pusat dan PLN menuntaskan masalah kelistrikan di wilayah ini karena kebutuhan listrik terus meningkat dan beberapa wilayah belum teraliri listrik," tutur Kepala Bagian Humas Pemkab Kotabaru, Achmad Riyadi, kemarin.
Selama ini sebagai wilayah yang terpisah dari daratan Kalimantan dan berupa pulau-pulau, pasokan listrik Kotabaru ini mengandalkan pasokan pembangkit listrik tenaga disesel (PLTD) berkapasitas 4,2 Mw dari kebutuhan listrik yang telah melampaui 7 Mw.
"Untuk ibu kota di Pulau Laut yang merupakan pulau terbesar saja masih kurang. Ini karena Kotabaru berada di luar sistem kelistrikan Kalsel-Kalteng," paparnya.
Menurut Riyadi, tambahan pasokan listrik yang lebih besar akan menggerakkan pembangunan dan ekonomi masyarakat.
Terlebih muncul juga wacana penambahan pasokan listrik ke Kotabaru melalui interkoneksi sistem kelistrikan Kalsel-Kalteng dengan kabel bawah laut.
Proyek PLTU Sigam Kotabaru berkapasitas 2 x 7 Mw yang dibangun sejak 2010 lalu mangrak dan akhirnya dihentikanpemerintah.
Proyek itu dikerjakan pelaksana proyek PT Cyticom Waltes.
Semula PLTU yang berada di pinggir pantai ini dijadwalkan selesai pada 2012 lalu.
Harapan serupa diungkapkan Penjabat Bupati Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Mugeni.
Pihaknya berharap pembangunan PLTU Buntok dengan kapasitas 2 x 7 Mw bisa tetap dilanjutkan.
"Kita tetap berharap PLTU ini masih bisa dilanjutkan untuk mengatasi krisis listrik," katanya, akhir pekan lalu.
Saat ini, imbuhnya, listrik untuk wilayahnya yang berasal dari PLTU Asam-Asam Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sering mengalami kerusakan.
"Masyarakat Buntok sangat berharap pembangunan PLTU bisa tetap dilanjutkan," tandasnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved