Rupiah Bergejolak, BI: Hanya Kepanikan Sesaat

Fathia Nurul Haq
11/11/2016 15:18
Rupiah Bergejolak, BI: Hanya Kepanikan Sesaat
(ANTARA/M Agung Rajasa)

DEPUTI Gubernur Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengungkapkan gerak fluktuatif nilai tukar rupiah pada hari ini, Jumat (11/11) lebih disebabkan oleh kepanikan global lantaran sejumlah analisis terkait dampak terpilihnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap negara berkembang seperti Indonesia.

"Karena kalau Amerika Serikat memang kemudian jadi proteksionisme, ekspor dari emerging market ke AS terhambat. Analisis-analisis itu menurut kami sih ada dasarnya tapi itu buat negara yang sangat berkaitan dengan AS," ujar Mirza ditemui seusai salat Jumat di Gedung BI, Jakarta, Jumat (11/11).

Hari ini rupiah diperdagangkan sangat fluktuatif, bahkan sempat menembus Rp13.865/US$ tak lama setelah perdagangan dibuka, pagi tadi. Mirza mengungkapkan fluktuasi sudah terjadi sejak semalam di pasar non-deliverable forward (NDF), sehingga pada pembukaan pasar nilainya sudah anjlok di angka Rp13.450/US$.

Mirza menegaskan intervensi terhadap laju pelemahan rupiah terus dilakukan Bank Indonesia mengingat nilai tukar rupiah saat ini tidak seperti fundamentalnya. Fundamental nasional secara umum berada pada kondisi yang sangat prima, sehingga ia yakin gejolak itu tidak akan lama.

"Pertumbuhan ekonomi kita bagus, dari neraca pembayaran, neraca dagang kita pada titik yang baik. Defisit akan dijaga di 2,5% PDB. Neraca pembayaran kuartal III surplus 1,8%," paparnya.

Satu hal yang patut digarisbawahi, Mirza menegaskan Bank Indonesia tidak akan melakukan pembatasan terhadap transaksi valas seperti yang dilakukan beberapa negara menyusul gejolak global.

"Saya tegaskan Indonesia tidak akan melakukan pembatasan terhadap perdagangan valas di pasar uang dan di pasar antarbank karena yang paling terbaik ialah biarkan pasar berjalan dengan baik," seru Mirza.

Di sesi perdagangan siang, rupiah sudah berangsung pulih di kisaran Rp13.233 hingga Rp13.378 per USD. Adapun kurs tengah BI mencantumkan nilai Rp13.350 per USD untuk acuan perdagangan hari ini. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya