RGE Kukuhkan Ekspansi di Tiongkok

Usman Kansong
08/11/2016 21:18
RGE Kukuhkan Ekspansi di Tiongkok
(Ist)

ROYAL Golden Eagle (RGE) mengukuhkan ekspansi di Tiongkok. Melalui anak perusahaan Asia Symbol, RGE menambah kapasitas produksi kertas di pabrik mereka di kawasan XinHui, Provinsi Guangdong, Tiongkok.

"Saat ini kapasitas produksi satu line mencapai 450 ton per tahun. Tahun depan dengan beroperasinya satu lagi line baru, kapasitas bisa ditingkatkan menjadi 1.000 ton per tahun," kata Steven Hung, Deputi General Manager XinHui Paper Mill kepada wartawan, termasuk Media Indonesia, di XinHui, Minggu (6/11).

Kertas yang diproduksi Asia Symbol ialah kertas foto kopi atau kertas untuk mencetak. Sebagian besar dipasarkan di Tiongkok.

"Sekitar 60% kertas produksi kamu dipasarkan di Tiongkok. 40% diekspor ke Hong Kong, Jepang, Korea, dan Taiwan. Kami memiliki lebih dari 200 customer distributor," tutur GM XinHui Paper Mill Dahlian Halim.

Sebagian besar bahan dasar kertas atau pulp diambil dari Indonesia, yakni dari perusahaan April di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Palelawan, Jambi. Sebagian lagi dari Tiongkok.

Asia Symbol Guandong didirikan pada 2002 dengan investasi ketika itu lebih dari US$680 juta. Asia Symbol memasang target menjadi perusahaan kertas terdepan di pasar Tiongkok Selatan dan Asia Utara.

Selain di Guandong, RGE juga memiliki perusahaan Asia Symbol di Shandong yang memproduksi pulp.

Perusahaan milik pengusaha Sukanto Tanoto itu juga berencana membangun perusahaan di Chongqing dan Fujian yang juga memproduksi kertas sebagai bagian dari upaya mereka memperkukuh ekspansi di Tiongkok.

Di sisi lain, Direktur RGE Anderson Tanoto mengatakan perusahaannya juga akan mengembangkan produksi rayon, yaitu serat dari pohon untuk membuat tekstil. "Rayon adalah bisnis masa depan karena semua orang membutuhkan pakaian," katanya di Hong Kong akhir pekan silam. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya