Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN Tol Balikpapan-Samarinda yang membentang sepanjang 99 km dikebut dalam lima segmen. Kelimanya dikerjakan secara simultan untuk memastikan proyek tol selesai tepat waktu.
"Makanya ada beberapa paket, loan (pinjaman) Tiongkok, APBD, investasi, dan APBN. Jadi semua jalan bareng," urai Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau perkembangan pembangunan Tol Balikpapan-Samarinda Segmen I di Balikpapan, Jumat (4/11).
Rincian segmen pembangunan Tol Balikpapan-Samarinda ialah Segmen I sepanjang 22,03 km dari Balikpapan Km 13-Samboja, Segmen II 30,98 Km dari Samboja-Muara Jawa, Segmen III 17,3 Km dari Muara Jawa-Plaran.
Kemudian Segmen IV 17,95 Km dari Palaran-Samarinda dan terakhir Segmen V 11,09 KM. Dua segmen diantaranya, yakni segmen I dan V sudah memasuki tahap pembangunan.
Menurut Basuki, tantangan utama pembangunan tol pertama di Kalimantan itu ialah sulitnya pembebasan lahan. Tol lintas provinsi di Kalimantan itu sebetulnya sudah diwacanakan dan dimulai pembebasan lahannya sejak 2011. Hingga saat ini sudah 83% dari total lahan telah dibebaskan.
"Sisanya, 17% di Desember 2016 ini, harus sudah selesai," tegas Basuki.
Pasca-pembebasan lahan, pembangunan pun bisa dikebut. Segmen I yang mulai digarap sejak 23 September 2015 dengan penganggaran multiyears hingga 2017 nanti diestimasikan dapat rampung 44% pada Oktober lalu. Di luar dugaan, pengerjaan segmen I malah sudah mencapai 53%, jauh lebih cepat dari yang diestimasikan.
Padahal, Basuki menjelaskan pada segmen I terdapat jembatan yang melintang di atas Sungai Manggar sepanjang 613 meter. Jembatan itu akan rampung tahun depan.
Segmen V yang digarap atas pinjaman Tiongkok pun sudah mulai dikerjakan Agustus lalu. Tiga segmen lainnya, yakni II, III dan IV segera dimulai penggarapannya.
"Yang investasi 88 km, pembebasan sudah 93%. Ini saya sudah bawa suratnya untuk saya serahkan ke BPJT, itu sudah penyerahan lapangan. Artinya lapangan telah diserahkan pada kami dari Pemprov, jadi saya tinggal nyerahkan pada BPJT untuk bisa dikerjakan, itu yang 88 km," papar Basuki.
Selain dengan pemda, proyek itu juga melibatkan sejumlah kontraktor diantaranya PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PP Properti (Persero) Tbk, Jasa Marga, Waskita Karya hingga kontraktor asal Tiongkok, Beijing Urban Construction Group Co. Ltd.
Basuki juga berharap Gubernur Kalimantan Timur proaktif. "Saya kira progresnya bagus, mudah-mudahan Pak Gubernur juga aktif dalam pembebasan ini, jadi saya kira target kita 2018, mudah-mudahan bisa," pungkas Basuki. (Fat)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved