Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG waktu makan siang, Menteri Keuangan Sri Mulyani tampak sedang pelesiran di pusat perbelanjaan elite di Jakarta, Pacific Place, di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD).
Dengan mengenakan pakaian berkelir biru yang dikombinasi batik di bagian lengan, Ani--sapaan akrab Sri Mulyani--asyik memasuki sejumlah butik yang menjual produk-produk elite karya para desainer dunia.
Tentu saja kedatangan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu bukan untuk berbelanja berbagai produk fesyen mewah di sana. Didampingi Dirjen Pajak Dwijugiasteadi, Wakil Ketua Umum Apindo Suryadi Sasmita, dan CEO Pacific Place Tan Kian, perempuan kelahiran Lampung, 54 tahun itu tengah blusukan menyosialisasikan program amnesti pajak (tax amnesty) ke para pengusaha retail produk barang mewah di sana.
Butik pertama yang disambangi dia ialah Galeries Lafayette. Perempuan berkacamata itu sempat berdialog singkat dengan pramuniaga di butik tersebut. “Apa ada produk lokal yang dijual di sini? tanyanya.
Sang pramuniaga menjawab ramah bahwa produk yang dijual campuran. Ada produk impor dan juga lokal. Namun, semuanya eksklusif buatan desainer fesyen terkenal.
Ani kemudian bertandang ke butik Hermes, lantas masuk ke Kem Chicks. Di sana, ia membeli teh bubuk dan melihat-lihat produk keju dan buah. “Sehari-hari berapa transaksi di sini?” tanyanya kepada kasir. “Rata-rata 100 orang per hari dengan transaksi rata-rata Rp150 ribu per orang,” sahut si kasir menjawab pertanyaan Menteri Keuangan.
Setelah puas berkeliling, Ani dan rombongan makan siang bersama para pengusaha retail di sana. Selain sosialisasi amnesti pajak, Ani juga mendengarkan keluh kesah para pemilik gerai. Mereka mengeluh soal masalah pabean hingga perizinan.
Menurut Ani, pihaknya sengaja turun ke lapangan untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa berhubungan dengan urusan pajak itu tidak rumit.
Sosialiasi kepada para wajib pajak (WP) menurutnya tidak boleh dibedakan, baik kepada misalnya pedagang di Pasar Tanah Abang dan ITC Mangga Dua maupun mal mewah seperti Pacific Place.
Di tempat sama, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi menjelaskan sosialisasi gencar dilakukan karena tingkat partisipasi para pemilik gerai dalam program amnesti pajak periode kedua ini masih kecil.
Secara umum, lanjutnya, dari sektor ini baru menyumbang 4% dari total amnesti pajak yang masuk. “Yang tidak ikut memanfaatkan kesempatan amnesti pajak menurut saya tidak keren,” ujarnya separuh berseloroh. (AntE-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved