Presiden belum Puas dengan Peringkat 91

Rudy Polycarpus
26/10/2016 20:18
Presiden belum Puas dengan Peringkat 91
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

MESKIPUN peringkat kemudahan memulai bisnis atau ease of doing business Indonesia tahun ini naik 18 poin ke level 91 dari posisi 109, Presiden Joko Widodo masih belum puas. Menurut Seskab Pramono Anung, peringkat tersebut masih jauh dari yang diharapkan Presiden.

"Walaupun ada kenaikan dari 2015 dari 120 menjadi 109, kemudian di 2016 ini kenaikannya juga sangat signifikan dibandingkan seluruh negara yang ada, Presiden tetap belum puas," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/10).

Sebelumnya, Jokowi memang menargetkan peringkat kemudahan memulai bisnis di Indonesia pada 2017 berada di posisi 40. Pemerintah, kata Pramono akan terus mengejar agar peringkat kemudahan berbisnis di dalam negeri mencapai level yang lebih baik.

"Pada prinsipnya, Presiden masih terus mengejar kepada Menko Perekonomian, Menkeu, BKPM dan menteri terkait untuk lebih memperbaiki hal ini karena belum mencapai sesuai target yang diinginkan Presiden," tandasnya.

Sementara, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, kemajuan yang dicapai saat ini merupakan cerminan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim usaha lebih kompetitif dengan mempermudah memulai dan menjalankan usaha. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya