Pertamina Kelola Mahakam 2017

26/10/2016 07:20
Pertamina Kelola Mahakam 2017
(ANTARA /RIVAN AWAL LINGGA)

AMENDEMEN kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) sebagai landasan dan kepastian hukum bagi PT Pertamina (persero) berinvestasi lebih awal di Blok Mahakam telah disetujui pemerintah. Dengan begitu, tingkat produksi blok yang dulunya dikenal kaya gas itu akan terjaga.

"Alhamdulilah progres alih kelola Blok Mahakam sudah bisa diselesaikan. Amendemen ini memberikan kepastian hukum pada masa alih operasi wilayah kerja (WK) Mahakam dari kontraktor existing ke Pertamina," tutur Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/10).

Seperti diketahui, masa kontrak lapangan migas dengan operator PT Total E&P Indonesie (TEPI) berakhir pada akhir 2017 mendatang. Setelah itu, tepat 1 Januari 2018, Pertamina resmi mengelola blok tersebut. Namun, dengan alasan menjaga tingkat produksi, BUMN ener-gi itu berniat investasi lebih dulu di 2017.

Amendemen PSC Blok Mahakam untuk periode 2018-2038 juga menjadi jalan bagi Pertamina melalui anak usaha Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berkontribusi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (WP&B) 2017, sekaligus memulai kegiatan.

"Work program and budget yang pembahasannya akan dilaksanakan 24-25 November 2016. Amendemen ini jadi kepastian bagi Pertamina untuk menyusun WP&B selama masa transisi," imbuh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.

Satu hal yang digarisbawahi dalam amendemen kontrak ialah biaya operasi yang dikeluarkan Pertamina akan masuk cost recovery 2019 meski kegiatan operasi dilakukan sebelum tanggal efektif. Pertamina telah menyiapkan investasi US$180 juta untuk memuluskan masa transisi di 2017.

"Setelah amendemen di-setujui, kami bisa memulai langkah transisi pengelolaan Mahakam lebih awal, yakni 1 Januari 2017. Selanjutnya kami akan melakukan pembicaraan detail dengan Total E&P Indonesie sebagai operator existing guna memastikan transisi berjalan baik," jelas Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto.

Di lain hal, PT Pertamina optimistis produksi minyak dan gas terus meningkat dan dapat berkontribusi besar dalam menjaga ketahanan energi nasional. (Tes/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya