Konsumsi Domestik Jaga Pertumbuhan Ekonomi

MI
22/10/2016 09:23
Konsumsi Domestik Jaga Pertumbuhan Ekonomi
(ANTARA/Muhammad Adimaja)

UNTUK menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, pemerintah dan dunia usaha harus mendorong konsumsi domestik. Hal itu bisa dilakukan mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk besar. Sementara itu, sumber daya alam belum mampu menggerakkan ekonomi dalam waktu dekat.

Pendapat itu disampaikan Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sekaligus ketua Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad dan pengusaha Chairul Tanjung pada Sarasehan Panel Ahli ISEI dengan tema <>Prospek perekonomian Indonesia di Jakarta, kemarin (Jumat, 21/10).

Menurut Muliaman yang mengikuti pertemuan tahunan IMF di AS beberapa waktu lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I 2016 sedikit membaik. Proyeksi pertumbuhan domestik yang dirilis berbagai lembaga juga menunjukkan perbaikan, dengan pergerakan akan lebih banyak bersumber dari kegiatan domestik.

"Itu mengonfirmasi sumber-sumber domestik akan naik signifikan. Terlihat ekonomi pembiayaan kredit berbasis rupiah yang terkait dinamika ekonomi domestik meningkat. Tantangannya saat ini bagaimana melestarikan sumber lokomotif ekonomi domestik sebagai sumber pertumbuhan ekonomi nasional," tambahnya.

Muliaman ingin menekankan pertumbuhan yang lebih partisipasif. <>Financial inclusion menjadi agenda global yang mendekatkan modal dengan pengusaha dan masyarakat sehingga memperkuat ekonomi masyarakat. Mendekatkan jarak masyarakat dengan layanan keuangan, lanjutnya, menjadi penting dalam pengentasan rakyat dari kemiskin-an dengan cara memberdayakan ekonomi domestik.

Di tempat yang sama, Chairul Tanjung mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebenarnya didominasi dua sektor, yakni konsumsi domestik dan investasi. "Konsumsi domestik harus menjadi pilar utama maka <>invesment juga akan berjalan. Jangan persulit investor, jangan buat mereka takut akan masalah peraturan, hukum, dan pajak."

Pembicara lain yang hadir dalam sarasehan itu ialah ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Raden Pardede, Profesor Djisman S Simandjuntak, dan Ketua Wantimpres Sri Adiningsih. (Try/X-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya