Tingkat Peranan Logistik masih Tertinggal

21/10/2016 14:00
Tingkat Peranan Logistik masih Tertinggal
(Ist)

TINGKAT peranan logistik di Indonesia masih tertinggal dengan negara lain di Asia Pasifik. Jakarta International Logistic & Summit Expo (JILSE) yang diselenggarakan JIEXPO Kemayoran pada 19-21 Oktober 2016 merupakan upaya lanjutan pemerintah untuk menyosialisasikan program Pusat Logistik Berikat (PLB). Pameran ini sangat diperlukan guna mendorong pertumbuhan jumlah PLB di Indonesia.

Demikian yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam membuka acara bertema Menjadikan Indonesia sebagai pusat atau hub logistik di Asia Pasifik itu. Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada 19-21 Oktober 2016 mempertemukan para pemasok luar negeri, importir dalam negeri, dan para pelaku usaha di bidang logistik sekaligus meresmikan PLB Tahap II.

Dalam rangka menjalankan program sinergi antara anak perusahaan BUMN, PT Electronic Data Interchange Indonesia bekerja sama dengan PT Kawasan Berikat Nusantara mengikuti acara JILSE. PT EDI Indonesia dan KBN membuka stand pameran di Hall A3 No. C08 JIEXPO Kemayoran.

Pada kesempatan kali ini, EDII memperkenalkan salah satu produk yang dapat memberikan solusi sistem informasi di dunia logistik. Salah satu produk yang terkait dengan PLB ialah PLB Inventory yang sudah diimplementasikan di PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dan PT Pertamina Drilling (PDS). Aplikasi berbasis web dengan platform cloud computing yang dapat mempermudah proses bisnis di dalam PLB agar menjadi lebih efektif dan efisien serta termonitor secara real-time online sesuai dengan prosedur yang diterapkan oleh Bea dan Cukai sebagai salah satu syarat menjadi PLB.

Direktur Utama PT EDI Indonesia E Helmi Wantono mengatakan bahwa EDII menawarkan solusi untuk para pelaku usaha di bidang logistik untuk dapat mempermudah proses bisnis dengan tujuan menekan waktu dan biaya, sehingga kegiatan bisnis dapat berjalan maksimal. "Kami memiliki aplikasi yang bernama PLB Inventory. Aplikasi ini dapat meminimalisasi, baik waktu maupun biaya, dalam bidang logistik serta memiliki fasilitas penyediaan akses pasar ekspor bagi pelaku UMKM," ungkapnya.

PT EDI Indonesia yang juga merupakan anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) senantiasa memberikan solusi dalam bidang teknologi informasi untuk menunjang kegiatan bisnis dari para pelaku usaha. (RO/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya