Hambatan Terbesar Sektor Perikanan Justru dari Dalam Negeri

Antara
20/10/2016 23:30
Hambatan Terbesar Sektor Perikanan Justru dari Dalam Negeri
(MI/ ROMMY PUJIANTO)

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan rintangan terbesar dalam memberantas penangkapan ilegal, tanpa regulasi dan tak terlaporkan (illegal, unreported, unregulated fishing/IUUF) justru berasal dari dalam negeri.

"Hambatan terbesar justru dari internal dalam negeri kita sendiri kibat kepentingan-kepentingan sekelompok orang," kata Susi di Jakarta, Kamis (20/10).

Susi mengungkapkan ia khawatir dengan pendekatan yang dilakukan pelaku usaha bidang perikanan, terutama pihak-pihak yang terkena dampak kebijakan pemberantasan illegal fishing KKP dengan melakukan hal-hal yang di luar batas.

"Pengusaha terutama yang terkena dampak kebijakan pemberantasan penangkapan ikan ilegal sudah out of manner. Mereka memberikan semua justifikasi, memutarbalikkan fakta, memutar realitas sehingga bisa mengganggu ketegasan pemerintah dalam membenahi bidang perikanan untuk menjaga ketersediaan bagi industri, bagi nelayan, bagi bangsa Indonesia," kata Susi.

Oleh karena itu, Susi berharap adanya kekompakan dari seluruh tim Kabinet Kerja untuk menjaga sumber daya laut sebagai masa depan bangsa. Menurut dia diperlukan dukungan politik dari pemerintahan untuk benar-benar menjaga sumber daya perikanan Indonesia.

Apabila praktik penangkapan ikan ilegal masih terjadi dan tidak dibatasi, lanjut Susi, bukan tidak mungkin ikan di laut Indonesia bakal habis.

"Pertambangan ada habisnya, minyak ada habisnya, perikanan juga akan habis kalau tidak kita jaga. Kalau kita jaga bisa lebih banyak, bisa terus menerus ada. Ini adalah renewable resources tapi kalau 'we do not care" ya susah," tegas Susi. (Ant/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya