Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TRADE Expo Indonesia ke-31 menjadi momentum titik balik performa ekspor nasional dengan perolehan nilai transaksi tahun ini yang melampaui perolehan pada 2015. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bahkan optimistis transaksi yang tercatat selama TEI tahun ini akan menembus US$1 miliar.
Hingga kemarin (mINGGU, 16/10) pagi, tercatat transaksi total mencapai US$974,76 juta. Pencapaian itu mayoritas berasal dari transaksi produk sebesar US$826,52 juta dan jasa US$48,23 juta.
"Makanya saya optimistis sampai penutupan (Minggu) sore nanti tembus US$1 miliar. Kalau 2016 bisa mencapai lebih dari US$1 miliar, tahun depan akan lebih tinggi," ujar Enggar menjelang penutupan TEI 2016 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, kemarin (Minggu, 16/10).
Pada TEI yang digelar sejak 12 Oktober lalu, ada 15.567 pengunjung dari 125 negara yang turut meramaikannya. Produk yang paling diminati, antara lain mebel, perlengkapan elektronik dan listrik, makanan olahan, rempah-rempah, dan minyak atsiri. Buyer juga menunjukkan minat pada produk kayu ringan dan kopi premium.
Enggar mengatakan beberapa pembeli asing, seperti dari Nigeria, Yordania, dan Namibia, bahkan menindaklanjuti transaksi mereka dengan PT Pindad, dengan mengunjungi pabrik BUMN itu di Bandung secara langsung.
"TEI diminta Presiden Joko Widodo sebagai titik balik ekspor nasional. Hal tersebut telah dicapai karena transaksi yang ada lebih tinggi 7,2% daripada (TEI) 2015," imbuh Enggar.
Ia menambahkan esensi TEI bukan pada saat pameran, melainkan purnajual. Layanan purnajual, menurutnya, krusial untuk menjaga keberlanjutan permintaan dalam jangka panjang.
"Yang kontrak dagang akan kita follow up. Kita pantau perkembangan dari transaksi itu sendiri. Purnajual juga fokus desain. Makanya, IDDC (Indonesia Design Development Centre) akan kita berdayakan betul, desainer muda, untuk kolaborasi dengan UKM. Mereka akan kita kirim ke daerah yang potensial untuk market lokal dan ekspor."
Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda menambahkan hingga kemarin pagi mebel merupakan produk terlaris pada TEI tahun ini. Pembeli terbesar berasal dari India, diikuti Rusia, Malaysia, Jepang, dan Taiwan.
Ketua Komite Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia, Handito Joewono, mengatakan momentum TEI perlu dijaga pengusaha dan pemerintah. "Karena sudah lama ekspor kita turun terus. Kita bersyukur TEI 2016 ini bisa jadi momentum," kata dia.
Salah satu langkah yang diusulkan Kadin untuk memacu pertumbuhan ekspor ialah penambahan eksportir baru dari kalangan UKM.(Far/Ant/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved