Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENURUNAN harga gas bumi di Indonesia dalam waktu dekat mungkin saja terjadi karena adanya perubahan di sektor hulu, yakni penurunan bagian bagi hasil untuk negara.
Saat ini pemerintah mendapat bagian dari kegiatan hulu migas sebesar 65% dan sisanya untuk kontraktor.
"Dengan tingkat konsumsi gas bumi saat ini, penurunan bagian pemerintah itu memiliki konsekuensi besar. Setiap penurunan harga US$1 berarti berkurangnya pendapatan pemerintah sebesar Rp8,5 triliun," ungkap Kepala Unit Management Strategic PT PGN (persero) Tbk Suseno dalam workshop Forum Wartawan Industri di Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/10).
Namun, imbuhnya, penurunan itu bisa mendatangkan keuntungan ekonomi untuk industri dan para pelaku usaha lain.
Besarannya bergantung pada jenis usaha dan efisiensi masing-masing.
Kepala Divisi Pemasaran PGN Adi Munandir menambahkan penurunan harga juga bisa dilakukan di sektor hilir melalui perbaikan tata kelola.
"Salah satunya soal aturan badan usaha yang boleh mendistribusikan gas bumi," urainya.
Seharusnya, lanjut dia, distributor gas bumi ialah perusahaan yang memiliki infrastruktur.
Dalam kondisi saat ini, perusahaan mana saja bisa menyalurkannya setelah lolos dalam proses lelang.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup menyebut PGN telah menyalurkan gas untuk 107 ribu pelanggan rumah tangga.
Dalam 3 tahun ke depan, perusahaan menargetkan memasang sambungan baru untuk 110 ribu rumah tangga, dari Sumatra hingga Papua.
"Sampai tahun ini, PGN telah menyalurkan gas ke 1.850 pelanggan komersial," katanya.
Saat ini 78% pipa gas atau sekitar 7.200 km dibangun dan dioperasikan PGN.
Sampai 2019, PGN menargetkan penambahan 1.680 km pipa gas baru, di antaranya open access Duri-Dumai-Medan, pipa transmisi open access Muara Bekasi-Semarang, dan pipa distribusi Batam WNTS-Pemping. (Sug/E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved