Bappenas Layak Dapat Tantangan Lebih Besar

Antara
14/10/2016 23:30
Bappenas Layak Dapat Tantangan Lebih Besar
(Ist)

BADAN Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) memiliki sumber daya manusia (SDM) yang sangat kuat, tapi selama ini terlihat kurang dimanfaatkan. Presiden pun diminta memberikan tantangan lebih besar kepada Bappenas dalam menjalankan program-program prioritas pemerintah.

"Selama ini Bappenas menurut pengamatan kami di legislatif mempunyai SDM yang sangat kuat. Tetapi kurang dimanfaatkan," ujar anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno dalam diskusi publik, di Jakarta, Jumat (14/10).

Menurut dia, jika Bappenas hanya diminta mengerjakan perencanaan pembangunan nasional seperti yang tertuang dalam UU 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan UU 17/2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), sebenarnya tugas Bappenas sudah selesai.

"Seakan-akan sekali membuat tugasnya, selesai. Ya memang tugas itu penting karena sebagai administrator dan integrator program. Namun mestinya tidak boleh berhenti sampai di situ," terang Hendrawan.

Ia mengapresiasi langkah pemerintahan Jokowi-JK yang memberikan kesempatan lebih kepada Bappenas untuk terlibat dalam proses marketing menawarkan program-program prioritas untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara riil.

"Kemudian bagaimana program-program itu dijual kepada para investor. Ini tantangan yang menarik sekali. Saya kira, Bappenas tepat sekali menjalankan tugas ini. Kalau sebelumnya, Pak Bambang (Brodjonegoro) sudah menjadi arsitek dalam tax amnesty, sekarang menjadi arsitek dalam paket program-program prioritas pemerintah," papar dia.

Intinya, tambah Hendrawan, Bappenas harus menjamin pembangunan yang dikatakan saling terintegrasi dan tidak saling bertubrukan sehingga pembangunan bisa berjalan sistematis, tidak tumpang tindih. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya