Gas Blok Masela tidak akan Diekspor

Andhika Prasetyo
13/10/2016 21:54
Gas Blok Masela tidak akan Diekspor
(Ist)

PELAKSANA Tugas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Luhut Binsar Panjaitan menginginkan gas yang dihasilkan dari Blok Masela tidak diekspor. Gas dari blok tersebut akan lebih bernilai tambah bila digunakan untuk kepentingan industri dalam negeri.

“Kami tidak mau gas itu diekspor. Kami ingin nilai tambah di situ," ujar Luhut di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/10).

Ia berencana gas dari Blok Masela dialirkan menuju pabrik pupuk atau petrochemical yang juga berada di sekitar lokasi tersebut sehingga hasil produksinya bisa menjadi pemasok utama bagi wilayah-wilayah di timur Indonesia.

"Ini masih dalam tahap mencari yang terbaik. Masih ada detail yang mungkin berubah. Tetapi pada prinsipnya semua sudah sepakat," paparnya.
"Ini untuk efisiensi. Intinya adalah kami mencari mana yang paling murah."

Terkait nilai investasi yang akan ditanam Inpex Corporation sebagai perusahaan yang mengerjakan proyek kilang liquified natural gas (LNG) di Blok Masela, akan jauh dari prediksi awal yang mencapai US$22 miliar.

"Besok kami bicarakan lagi. Kami melihat masih ada angka yang bisa dikurangi lagi dan yang pasti jauh di bawah US$22 miliar." (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya