Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kimia Farma Tbk (KAEF) membangun pabrik bahan baku obat atau active pharmaceutical ingredient (API) melalui anak perusahaannya PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia di Cikarang, Bekasi.
Perusahan itu merupakan joint venture dengan perusahaan asal Korea Selatan PT Sungwun Pharmacopia Co Ltd. Melalui kerja sama itu, perseroan menargetkan mampu memenuhi 50% kebutuhan bahan baku obat Indonesia dalam 10 tahun mendatang.
Direktur Utama KAEF Rusdi Rosman menerangkan pabrik ini akan memproduksi 8 jenis bahan baku obat dengan total kapasitas produksi 30 metrik ton/tahun. Dari produksi 30 metrik ton/tahun bahan baku tersebut, penggunaan di Indonesia hanya 7 metrik ton, sisanya diekspor ke AS dan Jepang.
Selain itu akan diproduksi pula high function chemical (HFC) untuk bahan baku kosmetik dan suplemen dengan kapasitas 150 metrik ton/tahun.
"Investasi awal ini hanya Rp135 miliar, di luar tanah. Pada 2017, pabrik akan selesai dibangun, dan 2018 sudah bisa produksi. Sampai 10 tahun ke depan, lahan akan terpakai sampai 6.000 hektare dari total 12 ribu hektare. Tahun depan akan tambah lagi 20 bahan baku obat. Total ada lebih dari 40 bahan baku obat yang antre untuk diproduksi," ujar Rusdi pada acara ground breaking di Cikarang, Senin (10/10).
Persero telah menganggarkan belanja untuk 2016 sebesar Rp900 miliar, dengan realisasi di semester I sebesar Rp 300 miliar, sisanya digunakan untuk semester II.
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek yang turut hadir mengatakan tumbuhnya pabrik bahan baku obat menjadi suatu awal yang diharapkan pemerintah sebagai realisasi dari roadmap industri obat. Sebab, selama ini 95% obat Indonesia merupakan impor.
"Obat selama ini hampir semua berasal impor dari India dan China. Bila terus bergantung pada impor, Indonesia akan tidak punya obat kalau negara pemasok menarik obat-obat mereka. Karena itu kita harus bisa produksi bahan baku obat sendiri." (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved