Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan menargetkan waktu bongkar muat kontainer (dwelling time) di tiga pelabuhan utama jadi 3,5 hari dari semula 2,5 hari. Pelabuhan yang dimaksud ialah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Makassar, dan Pelabuhan Belawan Medan.
"(Target) untuk di Jakarta bisa ditekan sampai 2,5 hari. Di daerah seperti Surabaya, Makassar, dan Medan masih sulit ditekan dari 6 menjadi 2,5 hari sekaligus. Paling memungkinkan 3,5 hari," jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, kemarin (Rabu, 21/9).
Ia memerinci 2,5 hari tersebut ialah 1 hari proses pada pre-clearance, 12 jam di custom clearance, dan 1 hari post-custom clearance. Menurutnya, hambatan arus barang paling banyak terjadi di post-custom clearance.
Kemenhub juga akan menerapkan sistem tarif inap peti kemas secara progresif pada tiga pelabuhan itu, sebagaimana berlaku di Pelabuhan Tanjung Priok. Dirjen Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono mengatakan kebijakan itu agar importir nakal jera.
Tarif progresif itu berupa kenaikan tarif mulai hari kedua, ketiga, dan keempat, yaitu 300%, 600%, dan 900% dari Rp27 ribu per 1 teus. "Ini pembelajaran, nanti kalau sudah budaya kita kurangi. Istilahnya, shock therapy."
Masalah dwelling time juga dibahas dalam rakor Satgas Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi, kemarin. Menurut Menko Perekonomian Darmin Nasution, isu itu penting karena berkaitan dengan banyak hal, antara lain biaya logistik.
Ketua Pokja III Mirza Adityaswara menambahkan, biaya logistik paling tinggi saat ini dialami angkutan darat serta hal-hal lainnya yang terkait dengan bongkar muat di pelabuhan yang belum efisien. Dari survei Bank Dunia, indeks performa logistik Indonesia pada 2016 menurun.(Adi/Arv/Ant/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved