Barata Suplai Komponen Pembangkit Listrik GE

Jessicca Sihite
22/9/2016 08:50
Barata Suplai Komponen Pembangkit Listrik GE
()

PT Barata Indonesia (persero) berkolaborasi dengan General Electric (GE) untuk membangun pembangkit listrik. Kerja sama itu bertujuan meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dalam proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt (Mw).

Direktur Utama PT Barata Indonesia Silmy Karim mengatakan pihaknya akan memasok komponen lokal untuk pembangkit listrik yang akan dibangun GE. Selain itu, komponen lokalnya akan menjadi bagian dari global supply chain bagi GE.

"Ini sebagai bentuk menerapkan keinginan pemerintah yang ingin pembangkit 35 ribu Mw dengan TKDN yang besar. Kami memang diminta menjadi koordinator untuk memenuhi konten lokal dalam proyek pembangkit listrik PLN di Indonesia," ucap Silmy seusai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama kedua perusahaan di Jakarta, kemarin (Rabu, 21/9).

Perusahaan pelat merah itu menurut rencana akan menyediakan suku cadang, turbin gas, dan pemanas (boiler) untuk pembangkit listrik tenaga batu bara milik GE. Targetnya, TKDN seluruh komponen pembangkit yang akan disuplai Barata untuk GE mencapai 75%, sesuai tuntutan dari Kementerian BUMN.

"Ini tantangan kita. Kita akan secara bertahap mencapai target TKDN itu," ucap Silmy tanpa mau menyebut penggunaan TKDN pada tahap pertama.

Dia pun menandaskan pembiayaan untuk pengadaan komponen lokal pembangkit listrik GE akan berasal dari bank BUMN, yakni dari BNI.

Kemitraan dengan GE, kata dia, bukan merupakan kali pertama untuk Barata. Sebelumnya, BUMN itu sudah bekerja sama dengan GE dalam penyediaan komponen kereta api.

Di kesempatan sama, Government Relation Director GE Indonesia David Hutagalung mengatakan pihaknya bersama Barata masih akan membuat peta jalan pembangkit listrik yang akan dibangun bersama. Karena itu, nilai investasi kerja sama ini belum bisa ditentukan.

"Kita masih akan membuat roadmap dan tidak mungkin langsung besar TKDN-nya. Kita akui tidak cukup hanya datang investasi ke Indonesia. Kita perlu bermitra dengan BUMN," kata dia. (Jes/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya