Lagi,Meriam London Gagal Meledak

MI/SATRIA SAKTI UTAMA
30/8/2015 00:00
Lagi,Meriam London Gagal Meledak
(AFP/OLI SCARFF)
KEBUTUHAN penyerang baru berkualitas kembali menjadi isu santer bagi pelatih Arsenal Arsene Wenger seusai timnya menang tipis 1-0 dari Newcastle United, kemarin. Meskipun mampu meraup tiga poin, lini depan the Gunners menjadi sorotan karena tampil tumpul sepanjang laga.

Cibiran atas penampilan lini depan Arsenal semakin menjadi-jadi karena Alexis Sanchez dkk sebenarnya sudah unggul jumlah pemain sejak menit 16.

Penyerang Newcastle Aleksandar Mitrovic dihadiahi kartu merah oleh wasit seusai melakukan takel berbahaya kepada bek Francis Coquelin.

Keunggulan jumlah pemain membuat Arsenal praktis menguasai pertandingan dan memaksa the Magpies tampil bertahan. Namun, sejumlah peluang matang yang tercipta tidak mampu dimanfaatkan trio Arsenal Alexis Sanchez, Theo Walcott, dan Oliver Giroud.

Tercatat delapan sepakan on target hanya satu gol yang berbuah hasil. Itu pun terlahir dari gol bunuh diri bek Newcastle United Fabricio Coloccini.

Bek asal Argentina ini gagal mengantisipasi umpan silang Oxlade Chamberlain pada menit 52 dan malah menceploskan bola ke gawang sendiri.

Meskipun demikian, hasil ini sudah cukup mendongkrak posisi Arsenal yang sempat tertahan di posisi kesembilan di papan klasemen.

Saat ini skuat Arsene Wenger mengoleksi sembilan poin dari empat laga awal Liga Primer musim ini.

Laga ke-50
Sejak diperkenalkan sebagai manajer Manchester United pada 19 Mei 2014 silam, Louis van Gaal bersiap menjalani laga ke-50 saat bertandang ke markas Swansea malam ini.

Namun, laga ini terasa lebih spesial bagi meneer Belanda itu. The Swan merupakan perusak debut perdana Van Gaal di MU setelah kalah 1-2 musim lalu. Catatan negatif kembali terulang di pertemuan kedua seusai Setan Merah kalah 1-2 di Stadion Liberty.

Alhasil Van Gaal pun bertekat membalas kekalahan dari Swansea. Bermodal skuat yang lebih padu musim ini, pelatih 64 tahun pun menargetkan kemenangan pertama dari skuat Garry Monk itu.

"Pertandingan pertama yang saya mainkan melawan Swansea. Kami kalah dan kali ini saya bertanding untuk laga ke-50. Musim lalu kami kehilangan semua poin melawan Swansea dan saya harap kami dapat menunjukkan peningkatan penampilan."

Wayne Rooney dkk saat ini sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi setelah memastikan satu tiket putaran final Liga Champions musim ini. Apalagi, dua pemain andalannya, Marcos Rojo dan Marouane Fellaini, akan kembali membela United setelah absen lama.

Sementara itu, Swansea tidak pantang menanti laga pembalasan pasukan Teater Impian meski mengakui skuatnya dalam status underdog.

Dari Seri A Italia, Juventus berharap dapat bangkit setelah pada pekan lalu dikalahkan Udinese 1-0 di laga pembuka Seri A. Namun, Bianconerri dihadapkan laga sulit kala harus berjumpa kompetitor utama AS Roma malam ini.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menilai laga ini merupakan pertandingan krusial apabila Paul Pogba ingin mempertahankan gelar musim ini.

Ini merupakan salah satu pertandingan krusial. Roma merupakan penantang perebutan gelar juara. "Namun, kami juga mewaspadai itu dengan berusaha untuk meraih kemenangan," ujar Allegri. (AP/AFP/R-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya