Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu syarat untuk mencapai kedaulatan pangan ialah peningkatan lahan pertanian. Lahan-lahan baru untuk komoditas strategis mesti terus ditambah, tidak hanya di wilayah sentral, tetapi juga di daerah perbatasan yang selama ini belum termanfaatkan.
Kebutuhan untuk peningkatan lahan itu, menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, sejalan dengan instruksi presiden yang menginginkan pembangunan dimulai dari pinggiran. "Seperti instruksi presiden, kedaulatan pangan harus diwujudkan di seluruh pulau Indonesia," ujar Amran seusai rapat koordinasi pangan di Kantor Kementan, Jakarta, Jumat (16/9).
Untuk mempercepat pemanfaatan lahan di perbatasan, Mentan mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Mereka siap mengoptimalkan sekitar 20 ribu hektare lahan baru di 44 kabupaten yang merupakan wilayah terluar Indonesia. Amran menyebut pemerintah telah meng-alokasikan anggaran Rp120 miliar untuk memaksimalkan lahan itu dan keperluan alat mesin pertanian.
"Lokasi perbatasan atau transmigrasi kadang kekurang-an sumber daya manusia. Karena itu, kita berikan fasilitas sarana produksi berupa mesin yang dapat membantu mereka. Kita siapkan semuanya, mulai kebijakan, sarana produksi, hingga infrastruktur," tutur Amran.
Komoditas pangan yang akan menjadi perhatian uta-ma di lahan-lahan baru di perbatasan itu ialah padi, jagung, kedelai, bawang merah, dan sayur-sayuran. "Kami terlebih dulu akan mengidentifikasi potensi sumber pangan apa yang sesuai di wilayah tersebut," paparnya.
Dengan kebijakan itu, Amran berharap akan ada peningkatan kesejahteraan bagi petani. "Inflasi di daerah perbatasan juga bisa ditekan."
Dalam kesempatan sama, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan, dengan mencip-takan lumbung pangan, pembangunan desa akan lebih cepat dan terintegrasi.
"Pemotongan anggaran pun tidak akan berpengaruh pada target produksi karena kami bisa mengakalinya dengan seperti ini, bersinergi dengan kementerian lain," tandas Eko.
Kerek ekspor
Di luar tujuan utama untuk menggapai kedaulatan pangan, optimalisasi lahan di perbatasan diharapkan pula dapat mendongkrak ekspor komoditas strategis ke negara-negara tetangga terdekat.
Logikanya sederhana, ekspor dari perbatasan akan lebih mudah dan murah ketimbang mesti mengirimnya dari wilayah sentral di tengah pulau. "Tinggal pikul atau pakai sepeda saja bisa," tutur Mentan untuk menganalogikan kemudahan ekspor itu.
Saat ini salah satu wilayah terluar yang telah mengekspor komoditas pangan ialah Motaain yang merupakan perbatasan Nusa Tenggara Timur dengan Timor Leste dan Keerom, perbatasan Papua dengan Papua Nugini. "Tentu kami akan mencari tahu kebutuhan pangan apa yang sangat dibutuhkan negara tetangga yang berbatasan langsung."
Pemaksimalan lahan di wilayah terluar juga menjadi salah satu cara untuk menghentikan penyelundupan komoditas pangan dari negara lain. "Masalah penyelundupan itu bisa diselesaikan jika kita memiliki lumbung pangan strategis di sana," tandas Mentan.(E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved